Karang taruna di Tanah Datar didorong jadi petani milenial

id karang taruna,petani milenial,tanah datar

Karang taruna di Tanah Datar didorong jadi petani milenial

Kantor Dinas Pertanian Tanah Datar. (Antara/Etri Saputra)

​​​​​​​Batusangkar, (ANTARA) - Pemuda karang taruna di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, didorong menjadi penggerak sekaligus menjadi petani milenial dalam mendukung, mengembangkan, dan memajukan di sektor pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar melalui Penyuluh Pertanian Madia Rumsyah di Batusangkar, Sabtu, mengatakan pemuda karang taruna didorong menjadi petani milenial karena punya semangat tinggi dan kinerja bagus.

Selain itu karang taruna dinilai mampu menerapkan teknologi di bidang pertanian, punya wawasan agrobisnis, dan menguasai ilmu teknologi.

"Melalui program tersebut, karang taruna bisa menjadi motor penggerak pertanian sehingga memotivasi pemuda membangkitkan semangat mereka," katanya.

Ia mengatakan keterlibatan karang taruna dalam mendukung, mengembangkan, dan memajukan di sektor pertanian sangat dibutuhkan seiring berkurangnya pekerja petani senior.

"Pemuda karang taruna diharapkan bisa melahirkan sosok petani muda serta mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menginspirasi generasi muda lainnya di bidang pertanian," katanya.

Wakil Ketua Karang Taruna Tanah Datar Nasrul mengatakan karena sebagian besar wilayah Tanah Datar beroperasi di sektor pertanian ia mendorong pemuda karang taruna menjadi penggerak ekonomi di nagari.

Tidak saja di sektor pertanian, karang taruna juga diberikan bidang masing-masing seperti dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, keterampilan, keagamaan dan kesenian.

"Kita memang mengarahkan pemuda karang taruna untuk meningkatkan ekonomi produktif di nagari, tergantung apa potensi yang dimiliki oleh nagari tersebut," katanya.

Ia juga mendorong pemuda karang taruna agar lebih proaktif lagi dalam memanfaatkan potensi lahan tidur yang tidak terkelola oleh nagari setempat, seperti penanaman jagung, pohon pisang, kopi ataupun budidaya ikan dan lainnya.

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar