
Kunjungan Wisman ke Filipina Catat Rekor

Manila, (Antara) - Kunjungan wisatawan mancanegara ke Filipina mencatat rekor tertinggi sebanyak 854.187 orang dalam dua bulan pertama 2013. Angka tersebut menempatkan Departemen Pariwisata Filipina pada jalur yang benar untuk mencapai target 5,5 juta wisman sampai akhir 2013, demikian laporan Manila Standar Today di Manila, Kamis. "Angka kunjungan wisman di Filipina sedang mencapai tingkat rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kami menetapkan target 5,5 juta wisman tahun ini dan 10 juta wisman pada 2016," kata Sekretaris Pariwisata Filipina Ramon Jimenez kepada Manila Standar Today. Pihaknya mencatat jumlah turis dalam dua bulan pertama 2013 melonjak 10 persen menjadi 854.187 orang dari 772.989 orang pada periode yang sama 2012. Korea Selatan masih mencatatkan diri sebagai negara kontributor wisman ke Filipina terbanyak dengan 241.116 orang pada Januari-Februari 2013. Negara lain yang juga memberikan kontribusi kunjungan wisman tertinggi yakni Amerika Serikat, 120.868, Jepang, 73.621, 69.610 China, Taiwan, 37.921, Australia, 34.095, Singapura, 25.800, Kanada, 25.338, Hong Kong, 23.097, Malaysia, 18.947; Inggris, 18.563, dan Jerman, 13.774. Target kedatangan 5,5 juta wisman tahun ini dinilainya bukan sesuatu yang mudah mengingat banyak tantangan yang dihadapi negara itu. Di antaranya buruknya kondisi bandara internasional Ninoy Aquino di Paranaque City hingga sulitnya mengakses destinasi wisata karena tidak tersedianya jalan penghubung menuju tempat itu. Agen perjalanan di Filipina juga belum mengembangkan etika kerja yang disiplin yang memungkinkan perjalanan terasa lebih mudah bagi turis seperti layaknya di Thailand atau Korea Selatan. Infrastruktur jalan yang tidak memadai di kota metropolitan, juga telah memperpanjang waktu tempuh wisatawan. Hal lain yang juga menghambat yakni kedatangan wisatawan masih terkendala oleh maskapai penerbangan yang terbatas ke negara itu. Filipina harus meningkatkan enam juta kursi penerbangan sampai 15 juta kursi dalam waktu dekat jika ingin mencapai target 10 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2016. Pemerintah juga telah menargetkan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata menjadi 6,75 juta pada 2014 dan 8.126.000 pada 2015. Kunjungan wisatawan kemungkinan akan didorong oleh upaya pemerintah untuk membuat Filipina sebagai tujuan kasino alternatif di wilayah tersebut. Peminat jenis wisata itu dari China, Macau dan Singapura diharapkan akan mulai melirik Paraaque Amusement Filipina dan Gaming Corp melengkapi Las Vegas-dengan game dan kompleks hiburan di daerah reklamasi Manila Bay. Jimenez telah berjanji, pemerintah akan mendukung upaya "untuk meningkatkan permintaan yang lebih besar, memfasilitasi masuk dan akses ke tujuan wisata yang berbeda di negara ini, dan bagi masyarakat setempat untuk menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi pengunjung." "Kami perlu untuk merebut momentum perhatian global yang meningkat untuk menjangkau pasar lebih luas," katanya. Ia tidak menampik bahwa pemerintah akan memerlukan perbaikan yang menyeluruh dan cepat dalam hal akomodasi infrastruktur, bandara, transportasi dan hotel untuk menciptakan kesan yang baik di mata wisatawan asing sekaligus diharapkan mampu membujuk mereka kembali ke Filipina. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
