Pengamanan pemilu 2020, Polres Limapuluh Kota ajukan anggaran sebesar Rp1,5 miliar

id Polres Limapuluh Kota,Anggaran Pengaman Pilkada,Pilkada Serentak,Limapuluh Kota

Pengamanan pemilu 2020, Polres Limapuluh Kota ajukan anggaran sebesar Rp1,5 miliar

Kapolres Limapuluh Kota Sri Wibowo. (ANTARA/Akmal Saputra)

​​​​​​​Sarilamak (ANTARA) - Kepolisian Resor Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat mengajukan anggaran sebesar Rp1,5 miliar kepada pemerintah daerah (Pemda) setempat untuk pengamanan pilkada 2020.

Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo di Sarilamak, Rabu, mengatakan terkait anggaran sampai saat ini memang belum final namun sudah yakin disetujui oleh Pemda.

"Kita sudah sampaikan anggaran untuk pengamanan Pilkada, ada Rp1,5 miliar dan sudah dikoordinasikan dengan pemerintah daerah," katanya.

Anggaran tersebut, katanya sudah termasuk ketika adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di daerah tersebut.

"Jangan sampai Pengamanan nanti tidak berkualitas karena anggaran kurang. Kita berharap semua tahapan Pilkada berjalan aman dan lancar," katanya.

Terkait personel, AKBP Sri Wibowo menyebut akan ada 230 orang personel yang diturunkan pada Pilkada yang akan dilaksanakan pada 23 September 2020.

"Ada 230 atau 2/3 dari total kekuatan yanh kita miliki. Nanti juga akan kita lakukan deklarasi pemilu damai," ujarnya.

Setelah ada penetapan pasangan calon Kepala Daerah, nantinya masing-masing calon akan mendapatkan pengawalan dari dua orang anggota Polisi.

Ia menyebutkan dari pengalaman pelaksanaan pemilihan sebelumnya, hampir dapat dikatakan Kabupaten Limapuluh Kota berjalan dengan aman.

"Kabupaten Limapuluh Kota memiliki 13 Kecamatan dan 79 nagari, memang tidak ada yang rawan terjadi konflik Pemilu. Hal ini berkaca dari Pemilihan Umum Pileg dan Pilpres lalu dan Pilkada Lima tahun lalu," sebutnya. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar