
BNI gelontorkan KUR nelayan dan CSR bibit ikan kerapu di Pesisir Selatan

Padang (ANTARA) - Bank Negara Indonesia (BNI) di Kabupaten Pesisir Selatan menggelontorkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi 20 nelayan budidaya ikan kerapu di kabupaten itu.
Penyaluran dana KUR ini diserahkan langsung oleh Pgs Pemimpin BNI Kantor Wilayah Padang Iwan Affandi di Nagari Sungai Nipah, Kamis.
Kesempatan itu, didampingi Wakil Pemimpin BNI Wilayah Padang Erisman dan unsur pemimpi Cabang Padang, pada kesempatan yang sama turut hadir Bupati Pesisir Selatan Hendra Joni.
Dalam acara ini Pemimpin Kelompok Bisnis BNI Wilayah Padang Zamzami, pemimpin KCP BNI Pesisir Selatan Yofial dan team BNI lainnya, selain itu acara juga dihadiri oleh unsur Muspida Kabupaten Pesisir Selatan.
Pgs Pemimpin Wilayah BNI Kantor Wilayah Padang Iwan Affandi dalam sambutannya mengatakan kehadiran BNI di Pesisir Selatan ini diharapkan bisa memberikan dampak posistif terhadap upaya peningkatan ekonomi masyarakat, terutama nelayan yang berada di nagari Sungai Nipah ini.
Terkait telah membuat terobosan untuk membudidayakan ikan kerapu, yang saat ini sudah mendapatkan pasar diluar negeri, tambah Iwan.
Ia mengatakan Pesisir Selatan memiliki sumber daya alam berupa udang dan ikan yang sangat melimpah dengan PDRB yang terbesar dari sektor perikanan.
“Sektor riil adalah sektor yang memberikan nilai tambah dan untuk Pesisir Selatan sangat dominan dengan sektor perikanan sehingga sangat bagus untuk dikembangkan,” jelasnya.
Pihaknya berharap dengan penyaluran KUR ini dapat menambah kapasitas dan peralatan nelayan sehingga nantinya dapat menambah produksi penangkapan udang dan ikan.
Iwan berharap, ada suntikan modal sehingga memberikan dampak positif untuk kesejahteraan nelayan dan PDRB di Pesisir Selatan akan terus meningkat.
Dengan program ini tentunya sangat membantu pemerintah daerah dalam rangka mempercepat pertumbuhan perekonomian di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan secara khusus bagi nelayan di wilayah pesisir.
Menurutnya, pola kluster atau kemitraan yang dilakukan oleh pihak perbankkan BNI dengan para nelayan merupakan langkah positif yang patut didukung.
"Saya harapkan warga nelayan yang telah memanfaatkan program ini hendaknya dapat mengelola secara baik dan tentunya akan memberikan kesejahteraan," imbaunya.
Selain itu, agar program ini dimanfaatkan dengan sebaik baiknya untuk menunjang pengembangan usaha dan meningkatkan produksi penangkapan udang maupun ikan.
Dengan demikian, tambahnya, penggunaan kredit ini dapat dipergunakan untuk hal hal yang produktif sehingga modal usaha ini dapat berkembang semakin besar.
Pemda Pesisir Selatan Selatan juga patut memberikan apresiasi kepada BNI dengan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang merupakan program kepedulian perusahaan terhadap lingkungan masyarakat sekitarnya yaitu dengan memprogramkan bantuan berupa bibit ikan kerapu senilai Rp50 juta, khususnya pada wilayah Sungai Nipah.
“Dengan program CSR ini tentunya akan sangat membantu warga di wilayah pesisir untuk memenuhi kebutuhan akan bibit ikan," terangnya.
Selain itu, kehadiran pimpinan BNI di Kabupaten Pesisir Selatan saat ini juga adalah dalam rangka menyerahkan sertifikat Agen 46 yang merupakan agen laku Pandai yang digagas oleh BNI.
Pewarta: Rls-ant
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
