Dua warga Pasaman Barat terseret bah, satu tewas

id air bah,Sungai Batang Ampu Kepala Bandar,Pasaman Barat

Dua warga Pasaman Barat terseret bah, satu tewas

Tim Basarnas, BPBD, Polri, TNI dan masyarakat saat melakukan pencarian terhadap korban hanyut di Sungai Batang Ampu Kepala Bandar Koto Baru Simpang Tiga Pasaman Barat. Satu orang meninggal dunia, satu orang selamat, Selasa (17/12). (ANTARA/Altas Maulana)

Simpang Empat (ANTARA) - Dua warga Jambak Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) hanyut terseret air bah Sungai Batang Ampu Kepala Bandar, Jorong Simpang Tiga, Koto Baru, Luhak Nan Duo, Selasa sore. Satu orang meninggal dunia dan satu orang selamat.

"Korban yang meninggal dunia atas nama Romi (20) warga Jambak dan satu orang selamat atas nama Wahyu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulanga Bencama Daerah Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Selasa.

Ia mengatakan peristiwa itu berawal saat korban bersama 14 orang temannya mandi-mandi di bendungan Kepala Bandar Sungai Batang Ampu Simpang Tiga Nagari Kotobaru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Pasaman Barat sekitar pukul 15.00 WIB.

Pada saat asik mandi-mandi, tanpa disadari air bah datang tiba-tiba. Saat itu korban bersama teman-temannya berupaya menyelamatkan diri.

Saat itu korban, Romi berupaya menolong rekannya yang tidak bisa menyelamatkan diri karena arus air sungai yang cukup deras dan terbawa arus.

Mendengar ada warga hanyut, Basarnas, TNI, Polri BPBD dan dibantu masyarakat langsung ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban.

Setelah melakukan penyisiran akhirnya korban, Romi ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa berjarak 50 meter dari titik lokasi kejadian dengan posisi tertelungkup.

"Saat ini korban sudah berada di rumah duka sedangkan teman-temannya mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah karena trauma terhadap kejadian itu," sebutnya.

Ia mengajak masyarakat untuk tetap meningkatkan kehati-hatian terhadap cuaca ekstrem saat ini.

"Meskipun dilokasi tidak hujan, kadang-kadang di hulu sungai hujan sehingga air bah datang secara tiba-tiba," ujarnya. *

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.