Logo Header Antaranews Sumbar

Peringati HBN prodi TP FIP UNP gelar dialog kebangsaan

Senin, 16 Desember 2019 21:49 WIB
Image Print
Walikota Padang Mahyeldi didampingi Dekan FIP UNP Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd dan Pakar Pendidikan dalam dialog interatif pada momentum Hari Bela Negara yang dihadiri 100-an mahasiswa dan para dosen. (Ist)

Padang (ANTARA) - Dalam rangka memperingati Bari Bela Negara (HBN) Nasional yang jatuh pada 19 Desember 2019, Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang mengadakan dialog interaktif bekerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Padang.

Agenda yang bertema "Urgensi Bela Negara dalam Keberagaman Menuju Indonesia Maju Melalui Pendidikan yang Kreatif, Inovatif dan Berkarakter" ini menghadirkan narasumber Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah, Dekan FIP UNP Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd dan Pakar Pendidikan UNP Prof. Dr. Alwen Bentri, M.Pd, di Padang, Senin.

Peringatan Hari Bela Negara tersebut merupakan program pendidikan dalam rangka meningkatkan semangat nasionalisme.

Peserta foto bersama Walikota Padang Mahyeldi usai dialog dialog interatif pada momentum Hari Bela Negara yang digelar Prodi TP FIP UNP. (Ist)
Momentum peringatan bela negara yang dilaksanakan pihak kampus dalam rangka menginternalisasi nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan kampus, kata Dekan FIP UNP, Prof. Dr. Rusdinal, M.Pd.

Menurut dia, penting artinya menginternalisasi nilai-nilai kebangsaan tersebut agar nilai dapat dimilliki oleh kalangan generasi muda terutama mahasiswa.

Ia menambahkan, secara umum bela negara dalam tataran konkret sudah dilakukan dengan memperingati hari-hari besar nasional, seperti kemerdekaan dan pendidikan.

Sementara itu, pakar pendidikan UNP Prof. Dr. Alwen Bentri, M.Pd mengatakan, bahwa membela negara dapat dilakukan kalangan generasi mudah, atau milenial dengan cara kekinian.
Generasi muda dapat membuat video-video pembelajaran yang bernuansa kebangsaan dan memuatnya di youtube, dan tentu saja jika ditonton oleh generasi muda lainnya akan bersemangat juga, ujar Profesor dari Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan itu.

Generasi muda dapat berprestasi dan membela negara sesuai bidangnya masing-masing, misalnya olahraga, seni dan lainnya, tambahnya.

Peserta foto bersama Walikota Padang Mahyeldi usai dialog dialog interatif pada momentum Hari Bela Negara yang digelar Prodi TP FIP UNP. (Ist)
Sementara itu, Walikota Padang, Mahyeldi mengatakan bahwa generasi muda perlu memahami sejarah bangsa sehingga bisa cinta terhadap tanah air dan menemukan jati dirinya sebagai orang Indonesia.

Dia berharap pendidikan dapat mewadahi hal tersebut dengan menyediakan content pembelajaran berupa video-video pembelajaran tentang sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah sehingga siswa dapat memahami sejarah dan budaya dengan baik.

Lebih lanjut, Mahyeldi meminta FIP dapat menyediakan video-video pembelajaran tersebut dan dapat dipergunakan di sekolah-sekolah.

Menanggapi hal tersebut Dekan FIP, mengatakan Prodi TP, salah satu kompetensi mahasiswanya adalah membuat video pembelajaran tersebut.

Pihaknya mengharapkan adanya kerja sama lebih lanjut dari Pemko Padang untuk menindaklanjuti hal ini.

Nanti bisa dikembangkan video-video pembelajaran yang dapat dimanfaatkan oleh generasi muda untuk meningkatkan wawasannya tentang kebangsaan dan bela negara, kata Dekan FIP.

Terkait dialog interaktif tentang hari bela negara tersebut, disambut baik oleh Walikota Padang, dan berharap ke depan kampus dapat menggiatkan lagi program tersebut dengan bekerjasama dengan sejumlah pihak.

Dialog interaktif dalam rangka hari bela negara tersebut diselenggarakan di lobby Dekanat FIP UNP dengan mengahadirkan mahasiswa sebanyak 100 orang dan sejumlah dosen dari FIP UNP.



Pewarta:
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026