Logo Header Antaranews Sumbar

Polisi: Kematian Berezovsky ''Konsisten dengan Gantung Diri''

Selasa, 26 Maret 2013 10:15 WIB
Image Print

London, (Antara/AFP) - Pemeriksaan mayat yang dilakukan pada jenazah tokoh oligarki Rusia yang juga kritikus Kremlin Boris Berezovsky pada Senin menemukan bahwa penyebab kematian tetap "konsisten dengan menggantung diri", kata polisi Inggris. "Pemeriksaan post-mortem dilakukan pada Senin pagi terhadap warga Rusia Boris Berezovsky, 67 tahun, yang ditemukan tewas di satu perumahan di Mill, Ascot Lane, Sabtu," kata satu pernyataan polisi Thames Valley. "Hasil-hasil pemeriksaan post-mortem, yang dilakukan oleh bagian patologi departemen dalam negeri, telah menemukan penyebab kematian yang konsisten dengan gantung diri," katanya menambahkan. "Patologi tidak menemukan apa-apa untuk menunjukkan dia berjuang menghadapi kekerasan." Tes-tes lainnya termasuk pemeriksaan toksikologi sedang dilakukan, namun hasil-hasilnya belumk akan diterima selama beberapa pekan, kata polisi mengungkapkan. Satu pemeriksaan forensik oleh para petugas kriminalitas di tempat kejadian di properti di London selatan "akan berlanjut selama beberapa hari" ini, tambah pernyataan itu. Polisi sebelumnya mengatakan tidak ada indikasi bahwa orang lain terlibat dalam kematian Berezovsky. Seorang ahli patologi dari kementerian dalam negeri melakukan pemeriksaan meskipun sudah dilakukan seorang ahli lokal karena sensitivitas kasus ini, katanya. Berbagai pertanyaan muncul atas kematian taipan Rusia yang tinggal di pengasingan itu Sabtu, meskipun pengacaranya mengatakan diamungkin bunuh diri dan sahabat karibnya menyangkal ini adalah kasus. Pengacara Berezovsky Alexander Dobrovinsky mengatakan kepada televisi negara Rusia bahwa ia telah diberitahu bahwa Berezovsky telah melakukan bunuh diri setelah menderita depresi beberapa pekan. "Mereka menelepon saya dari London mengatakan bahwa Berezovsky bunuh diri," kata Dobrovinsky mengatakan kepada saluran berita Rossiya 24. "Berezovsky telah dalam keadaan mengerikan pada akhir hayatnya," kata Dobrovinsky. "Dia dalam gelimang hutang. Dia merasa hancur," kata pengacara itu. "Dia terpaksa menjual lukisan dan barang-barang lain." Dobrovinsky menambahkan, seorang teman telah mengatakan kepadanya bahwa Berezovsky baru-baru ini telah meminta seseorang untuk meminjamkan 5.000 dolar AS agar ia bisa membeli tiket pesawat. Tetapi temannya, Demyan Kudryavtsev. tegas membantah bahwa Berezovsky telah membunuh dirinya sendiri. "Tidak, ini tidak begitu!" katanya seperti dikutip oleh kantor berita. "Tidak ada yang tahu ini, ada tanda-tanda eksternal dari bunuh diri.. Tidak ada tanda-tanda bahwa ia menyuntikkan dirinya atau menelan pil, "kata Kudryavtsev. "Tidak ada yang tahu mengapa jantungnya berhenti," kata temannya itu. Berezovsky, yang pernah menjadi seorang miliarder, terlihat makin berkurang kekayaannya ketika tinggal di pengasingan di Inggris. Ia juga dilaporkan telah menghabiskan ratusan juta dolar pada2012 untuk gugatan yang akhirnya ia dikalahkan di London terhadap sesama taipan Boris Abramovich. Pekan lalu, Berezovsky terpaksa mempersiapkan untuk penjualan salah satu lukisan Andy Warhol, setelah menjual beberapa properti pada pekan-pekan sebelumnya. Berezovsky meninggal di Inggris pada usia 67. (*/sun)



Pewarta:
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026