Transaksi di Pasar Koto Baru Rp5 Milliar Sehari

id Pasar

Transaksi di Pasar Koto Baru Rp5 Milliar Sehari

Masyarakat Nagari Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar saat menyimak pemaparan rencana pembangunan Pasar Koto Baru oleh pemerintah setempat. (ANTARA SUMBAR/Ira Febrianti)

Batusangkar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat mencatat perputaran uang di Pasar Nagari Koto Baru mencapai Rp5 miliar dari transaksi komoditas sayuran dalam satu hari saat hari pasar.

"Jika pasar dibangun kembali dengan lebih nyaman, diyakini nilai itu akan meningkat dan ekonomi masyarakat akan berjalan lebih baik," kata Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi di Koto Baru, Sabtu.

Pembangunan Pasar Koto Baru diarahkan menjadi pasar rakyat dan pasar wisata yang memberikan kenyamanan aktivitas perdagangan, pasar sayur regional Sumbar dan pasar wisata yang menyediakan kuliner daerah dan tersedia "rest area".

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Tanah Datar Marwan menambahkan saat hari pasar yaitu Senin, tidak kurang dari 30 truk dan 200 mobil pick up datang dan pergi untuk mengangkut sayuran.

Tidak hanya dari berbagai daerah di Sumbar namun juga dari Pekanbaru, Batam, Palembang, Bengkulu dan Jambi.

Karena kesibukan itu lokasi tersebut menjadi simpul kemacetan di Sumbar. "Bahkan sampai ada pengandara yang harus sabar berjam-jam menunggu baru bisa tembus jalan ini. Tentu diupayakan agar kondisi ini tidak berlangsung lebih lama lagi," ujarnya.

Pembangunan tahap pertama pasar Koto Baru secara resmi mulai dilakukan pada Sabtu(20/7) dengan biaya Rp13 miliar dari APBD provinsi ditargetkan selesai akhir 2019.

Ia mengatakan pembangunan tahap pertama sebenarnya baru sepertiga bagian dari rencana pembangunan namun langkah itu sudah bisa memberikan kenyamanan dalam aktivitas bongkar muat di bagian belakang pasar sehingga tidak lagi menghambat lalu lintas.

"Jika pembangunan selesai keseluruhan, perputaran uang Rp5 miliar itu bisa meningkat karena pasar lebih luas lagi dan lebih nyaman," ujarnya.

Pasar Koto Baru memiliki luas 7000 meter persegi, jika dibangun sampai selesai luasnya mencapai 11.000 meter persegi.

Dibutuhkan biaya tambahan sebesar Rp16 miliar untuk membangun pasar sampai selesai yakni pembangunan kios pedagang, pembangunan los, pembangunan ruko di bagian Utara, pembangunan fasilitas umum, pagar keliling pasar, gedung pengelola dan menara pandang serta "rest area".***1***
Pewarta :
Editor: Miko Elfisha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar