Pasaman Barat menuju daerah tanpa plastik

id Hari Lingkungan Hidup

Pasaman Barat menuju daerah tanpa plastik

Wakil Bupati Pasaman Barat Yulianto didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andrinaldi melakukan penanaman pohon memperingati Hari Lingkungan Hidup Dunia, Rabu (3/7).

Simpang Empat, (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencanangkan daerah itu tanpa plastik guna mendukung usaha-usaha bersama untuk melestarikan lingkungan.

"Pencanangan ini dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2019," kata Wakil Bupati Pasaman Barat, Yulianto di Simpang Empat, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa semua pihak dituntut untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Adapun bentuk kegiatan tersebut berupa pengurangan sampah plastik dengan membawa keranjang belanja dan wadah sendiri saat bepergian, membawa kotak makanan dan botol minuman sendiri.

"Tidak menggunakan kemasan plastik pada acara rapat atau pesta. Tidak membuang sampah sembarangan dan mendaur ulang atau mengolah sampah plastik menjadi barang baru agar bermanfaat," ujarnya.

Ia menyebutkan pengurangan dan pemanfaatan sampah plastik tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup, namun seluruh lapisan masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasaman Barat Andrinaldi mengatakan dalam rangka Hari Lingkungan Hidup, pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan, di antaranya pameran kreativitas daur ulang dan peduli lingkungan, lomba kreativitas daur ulang sampah, pembagian stiker peduli lingkungan, botol minuman dan Ecobag, sosialisasi dan edukasi pengurangan sampah, serta pemanfaatan sampah plastik.

"Kita juga telah melakukan pembagian 1.000 Ecobag atau tas belanja di tiga 'minimarket' di Pasaman Barat, yaitu Mini Market Sejati, Citra Swalayan, dan Mini Market Seven. Dilanjutkan pembagian 1.000 botol minuman pada peserta kegiatan Hari Lingkungan Hidup ini," katanya.

Ia menegaskan target dari kegiatan tersebut tercapainya pemanfaatan satu ton sampah plastik. Sampah plastik didaur ulang menjadi suvenir, antara lain berbentuk bunga, anyaman, dan gantungan kunci.

Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dimulai dengan memungut sampah secara massal oleh seluruh aparatur Pemda Pasaman Barat beserta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Pasaman Barat dan penanaman pohon dilanjutkan uji emisi kendaraan dinas. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.