Rayakan HUT Ke-50 Yarsi Sumbar, RSI Ibnu Sina Panti gelar Baksos sunat massal gratis

id Yarsi

Direktur RSI Ibnu Sina Panti, dr Resko, Ketua Badan Penyantun, Yulius Erita, anak-anak peserta sunat gratis poto bersama. (Ist)

Lubuksikaping (ANTARA) - Dalam rangka merayaka HUT ke-50 Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Sumatera Barat, RSI Ibnu Sina Panti, Kabupaten Pasaman, gelar bakti sosial sunat massal gratis.

Sunatan massal digelar, Rabu, sebanyak 40 an anak ikut dalam kegiatan itu.

Direktur RSI Ibnu Sina Panti, dr Resko Gempita mengatakan, kegiatan bakti sosial itu merupakan bakti sosial YARSI Sumbar ke masyarakat, sekaligus untukmerayakan hari jadinya ke-50.

"Kegiatan sunat massal ini dikuti sebanyak 40 orang anak. Ini bentuk kontribusi YARSI kepada masyarakat khususnya di wilayah operasional RSI Ibnu Sina Panti," kata Resko.

Tiap anak yang disunat, kata dia, diberikan satu paket kain sarung beserta senyuman. Anak-anak peserta sunat gratis ini berasal dari Kecamatan Panti dan Padanggelugur.

"Jadwalnya memang disamakan dengan libur sekolah, sehingga orang tua bisa ikut mendampingi dan anak-anak tidak terganggu jadwal belajarnya," katanya.

Ketua Badan Penyantun Yarsi Ibnu Sina Panti, Yulius Erita menyambut baik digelarnya acara bakti sosial sunat massal di rumah sakit itu.

Apalagi acara tersebut kata dia, diperuntukkan bagi anak dari kalangan keluarga kurang mampu.

"Kita selaku ibu penyantun Yarsi Ibnu Sina Panti, menyambut baik acara ini dan sepenuhnya mendukung. Kita juga ikut serta menyeleksi, memprioritaskan peserta dari kalangan keluarga kurang mampu," kata anggota DPRD Pasaman terpilih ini.

Awalnya, kata dia, panitia membatasi peserta hanya sebanyak 30 orang anak, dengan prioritas warga setempat di Nagari Panti. Karena antusiame masyarakat, panitia akhirnya menambah jumlah peserta menjadi sebanyak 40 orang.

"Karena antusias, panitia menambah hingga mencapai 40 orang, termasuk warga dari Nagari Bahagia Padanggelugur, Kecamatan Padanggelugur," ujarnya.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar