Perjuangan Payakumbuh kembangkan UMKM di tengah keterbatasan anggaran

id UKM Payakumbuh,APBD Payakumbuh Kecil,Rizal Falepi

Pelaku UMKM Kota Payakumbuh. (ANTARA SUMBAR/istimewa)

Payakumbuh (ANTARA) - Pemerintah Kota Payakumbuh,Sumatera Barat, berupaya semaksimal mungkin untuk tetap bisa mengembangkan Usaha Kecil Menengah (UKM) kendati anggaran pemerintah setempat yang kecil.

Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi di Payakumbuh, Jumat, mengatakan dalam pengembangan UKM, pemkot setempat melakukan efisiensi penggunaan anggaran dengan lebih fokus ke arah pemberdayaan UMKM.

“Karena bagi roda perekonomian di Payakumbuh, pelaku UKM lah primadona penggeraknya, UKM tahan terhadap goncangan resesi, makanya kita perkuat UKM dengan anggaran yang kita miliki, walaupun tak terbilang besar," katanya.

Sementara Kepala Dinas Koperasi dan UKM Herlina mengatakan anggaran yang dimiliki pemerintah setempat difungsikan untuk penguatan manajerial dan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Selain itu Pemkot Payakumbuh memaksimalkan kegiatan dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk peningkatan pelaku dan pengelola koperasi.

“Pemkot Payakumbuh fokus dengan dana daerah dan dana Pusat dan melihat sebaran kita Kota Payakumbuh dengan daerah kecil memiliki jumlah UMKM yang terbilang fantastis, ada sebanyak 19.727 terdata di Kota Payakumbuh,” terangnya.

Ia mengatakan di Payakumbuh UKM dikelompokkan per sentra, tergantung dari apa jenis usaha yang digeluti oleh pelaku UKM tersebut.

Tujuannya untuk mempermudah program pembinaan agar lebih terarah dan sampai ke sasarannya.

“Untuk keunggulan kooperatif masing-masing UKM, demi menghindari persaingan internal di masing-masing pelaku usaha, sentra diarahkan untuk berkoperasi," jelasnya.

Rendang sudah punya koperasi sentra rendang dan UKM di Payakumbuh sudah memiliki satu visi untuk pengembangan usaha masing-masing, pemasaran bersama, sumber bahan baku sama, dan saling back up (mendukung) antar pelaku UKM.

Bahkan, Herlina mengaku banyak pelaku UKM di Payakumbuh yang sudah bekerjasama dengan pelaku UKM di Pekanbaru, mereka yang sudah mengirimkan hasil produknya untuk di pasarkan di Kota Lancang Kuning tersebut. (*)
Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar