Bupati Mentawai minta kepala OPD loyal terhadap tugas

id Pejabat

Bupati Mentawai melantik belasan pejabat eselon II dilingkungan Pemkab setempat, Senin. (Ist)

Mentawai (ANTARA) - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet mengingatkan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar loyal terhadap tugas yang diamanahkan dan kalau tidak siap untuk diganti.

Hal ini disampaikan Bupati Yudas saat memberi arahan pada pelantikan beberapa pejabat eselon II atau posisi kepala OPD, Staf Ahli, dan Asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai di Aula Sekretariat Daerah, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Senin.

Kepala OPD yang diganti hari ini (11/3) adalah Novriadi mendapat jabatan baru pada Kepala BPBD Mentawai. Sebelumnya Novriadi menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian diisi oleh Hatisama Hura sebagai pelaksana tugas (Plt) yang difenitif menjabat Sekretaris.

Kemudian kepala Dinas Pariwisata dijabat Joni Anwar, sebelumnya Joni Anwar menjabat Kadis Kominfo Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata sebelumnya Desti Seminora menjadi Asisten bidang perekonomian pada Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Lalu Kepala Pol PP dan Damkar dijabat Dulsumarno menggantikan Saudara Halomoan Pardede. Dulsumarno sebelumnya menjabat Kepala Kantor Kearsipan.

Sementara Saudara Halomoan Pardede mendapat jabatan baru menjadi Sekretaris Dewan, pada Sekretariat DPRD Mentawai yang sebelumnya dijabat Martinus Dahlan yang saat ini menjabat pelaksana tugas Sekretaris Daerah.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kini dijabat oleh Oreste Sakeroee menggantikan Sermon Sakerebau.

Sementara Sermon Sakerebau menjabat Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) yang sebelumnya dijabat Oreste Sakeroe. Keduanya hanya berganti posisi jabatan.

Kemudian Kepala Dinas Sosial baru saat ini dijabat Nicholaus Sorot Ogok menggantikan Paulinus Sabelepangulu yang saat ini mendapat jabatan baru menjadi Kapala Dinas Kearsipan.

Nicholaus Sorot Ogok sebelumnya menjabat Asisten bidang pemerintahan dan Kesra pada Sekretariat Daerah yang saat ini dijabat difenitif Martinus Dahlan.

Kemudian Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Mentawai diisi Pujo Raharjo dalam kapasitas sebagai pelaksana tugas menggantikan Joni Anwar.

Sementara itu asisten dan staf ahli yang dirotasi dan yang baru yang dilantik hari ini adalah Nurdin menjadi staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik sebelumnya Kepala BPBD Mentawai.

Desti Seminora, menjadi Asisten Perekonomian pada Sekretariat Daerah, D. Lubis Staf ahli Bupati bidang Ekonomi dan Pembangunan, Pujo Raharjo menjadi Asisten administrasi umum pada Sekretariat Daerah sementara Zulfikar menjadi Staf Ahli Sumber Daya Manusia pada Sekretariat Daerah.

Bupati Kabupten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet yang melantik sebanyak 15 orang pejabat eselon III tersebut dapat menaati kebijakan publik yang dibuat oleh negara sesuai Undang-Undang ASN.

“Kalau bapak-bapak melaksanakan tugas di luar aturan ASN itu sudah jauh dari prinsip, laksanakan tugas berkualitas dan profesional sehingga dinikmati oleh masyarakat, saya minta tolong ini, tolong-tolong,” kata Bupati memberi arahan.

Kepala OPD yang dilantik juga harus loyal, loyal dimaksudkan Bupati adalah benar-benar melaksanakan tugas dari pejabat negara (Presiden, Gubernur, Bupati).

“Harus loyalitas jangan terjemahkan ke hal lain, maksudnya tugas yang dibuat oleh pejabat negara, kalau sudah tidak loyal susah kita koordinasi, kalau sulit koordinasi sulit kita mencapai apa yang kita harapkan,” kata Bupati.

Diceritakan Bupati bahwa pernah berkoordinasi dengan kepala OPD, namun setelah diketahui sudah ada di luar Mentawai (Padang).

“Sering kita koordinasi tau-taunya sudah di Padang, sedang berada di jalan menuju luar Mentawai, kalau tidak percaya silahkan pindah dari Mentawai.

Kenapa muncul sok hebat, lanjut Bupati, karena tidak loyal kalau begini tidak bisa berbuat sesuatu kepada masyarakat, kalau tidak sejalan lagi tidak akan berhasil apa yang kita capai, termsuk eselon III juga,kata Bupati.

Bupati juga singgung soal layanan dasar seperti ketersediaan air, pelayanan kesehatan kepada masyarakat, pendidikan mengingat juga sebelumnya ada beberapa warga Salappa, Gorottai, Muntei datang ke kantor Bupati berdialog terkait kebutuhan layanan dasar di daerah.

Bupati langsung menyampaikan langsung beberapa hasil dialog seperti layanan kesehatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, Bupati menyampaikan agar tidak menunggu untuk memberikan pelayanan masyarakat.

“Begitu diperintahkan langsung berangkat, jangan menunggu, sudah ada pustu tapi tidak ada orangnya, ini layanan dasar, tolong pengawasan,” kata Bupati.

Kemudian Bupati juga menghimbau dengan istilahnya jangan jadi pimpinan OPD yang tersebunyi.

“Maksudnya ada tapi tidak nampak kerja, takut bertindak harus jadi kepala OPD yang berkinerja, kelompok pengawas juga, kemudian Kepala BPBD harus siap, Pak Sekda tolong ini dikoordinir, harus bergerak semuanya,” kata Bupati.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar