Wabup: orang sakit itu tidak pakai jadwal, tenaga medis ingat itu

id CPNS

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos pada 2018 yang menerima SK 80 persen. (ist)

Tuapejat, (ANTARA) - Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake mengingatkan para tenaga medis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terkait orang sakit tidak pakai jadwal.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Mentawai pada kesempatan memberi arahan kepada 265 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah menerima SK 80 persen menyinggung tenaga medis yang mengabaikan pasien berobat di luar jam dinas, di Tuapeijat, Jumat.

Ia mengatakan, kenapa hal ini penting untuk diingatkan karena ada laporan pelayanan tenaga medis yang dikeluhkan masyarakat saat melakukan kunjungan di beberapa daerah.

Justru itu, khusus CPNS tenaga kesehatan untuk melayani masyarakat tanpa melihat waktu dinas atau tidak.

"Orang sakit itu tidak ada jam sakitnya, saya pernah mendapat laporan masyarakat bahwa ada yang bilang jam ini (berobat) bukan jam kerja, kalau saya dapat laporan lagi saya minta BKPSDM catat manusianya itu," tegas Wabup.

Terkait tenaga medis diangkat untuk melayani, jangan abaikan masyarakat. Kemudian tugas anda di Simalegi kemudian berada ditempat lain sama halnya anda mengundurkan diri. "Tolong BKPDSM untuk memantau dan mengevaluasi supaya pegawai-pegawai kita benar bekerja," kata Korta.

Misalnya bapak ibu atau ibu anda, keluarga anda sakit kemudian tunggu besok baru diobati, bagaimana menjadi diposisi itu?.

"Kami berharap jadilah pelayan yang baik, jangan juga menjadi tenaga kesehatan, masuk pukul 09.00 Wib, pulang jam 12.00 lalu tidak masuk lagi, ini harus dievaluasi," kata Korta.

Dalam momentum tersebut juga disinggung juga untuk tenaga pengajar, bahwa Wakil Bupati juga pernah mendapat laporan ada guru PNS yang masuk sekolah pagi satu jam saja, kemudian tidak datang lagi ke sekolah.

"Kami tegas bukan untuk Bupati, Sekda, Asisten Bupati tetapi untuk anda, dalam SK anda ditempatkan di Simalegi tetapi terima gaji di Sikabaluan, sama hal juga anda menerima gaji haram karena yang anda layani itu masyarakat Simalegi Bukan Sikabaluan, anda makan uang yang tidak baik,” tambahnya

Jadi, sebagai pelayan hargai pemimpinmu, tingkatkan asa dan rasa sehingga anda menjadi PNS yang baik yang menjadi teladan bagi masyarakat Mentawai dan Indonesia, ujar Wabup. (*)
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar