KAIMAPAS dirikan rumah baca, dorong minat baca

id Rumah baca

Ilustrasi- Pengunjung memilih buku bacaan di Rumah Pohon Literasi yang terletak di Nagari Pagaruyuang Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar), Senin, (16/7). Taman baca yang ada di kawasan rumah pohon tersebut dibuat dengan menggabungkan antara pariwisata dengan literasi. (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat/18.) (Antara Sumbar/Syahrul Rahmat/18./)

Lubuksikaping, (Antaranews Sumbar) -Tumbuhkan minat baca masyarakat, Koorps Alumni Ikatan Mahasiswa Pasaman (KA IMAPAS) dirikan rumah baca, bertempat di Rambahan Baru, Nagari Tanjung Betung Utara, Kecamatan Rao Selatan.

Peresmian rumah baca KA Imapas ini ditandai dengan acara makan bersama, pertunjukan musik dan pengumpulan berbagai jenis buku bacaan dari para anggota organisasi tersebut.

Menurut Sekjen KA Imapas, M Fatahuddin Daulay, Selasa, keberadaan rumah baca ini diharapkan dapat mengembangkan minat baca bagi masyarakat di wilayah itu. Selain itu, juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk dapat membaca buku, secara gratis.

"Pepatah mengatakan, dengan membaca kita akan tahu dunia. Semakin banyak bahan tulisan yang kita baca, maka semakin luas pula pemikiran kita," ujar Fatahuddin.

Namun budaya membaca kerap kali menjadi permasalahan di negara ini. Pada umumnya, kata Ketua KNPI Pasaman ini, masyarakat khususnya remaja kurang sekali dalam minat membaca.

"Jadi, diharapkan rumah baca ini memberikan kontribusi besar dalam menumbuhkan minat baca masyarakat dan memberikan manfaat juga," katanya.

Fatah mengungkapkan, rendahnya minat baca masyarakat disebabkan oleh banyak faktor. Diantaranya, masih minimnya tempat membaca yang menarik minat dan sedikitnya bahan bacaan yang bagus untuk dibaca.

"Insya Allah, rumah baca KA Imapas ini bisa menjadi salah satu solusinya," pungkas Fatah.

Dikatakan Fatah, belum banyaknya tempat baca yang bisa dikunjungi oleh masyarakat, khususnya para remaja di daerah itu membuat minat membaca remaja menjadi menurun.

"Rumah baca ini didirikan dengan tujuan untuk menyediakan dan mengupayakan ketersediaan akses informasi yang mendukung proses belajar-mengajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan memanfaatkan kemampuan teknologi informasi," ujarnya.

Dengan adanya rumah baca KA Imapas itu, lanjut Fatah, hal ini akan membantu masyarakat sebagai sumber media informasi dan layanan pada kegiatan belajar dan mengajar bagi masyarakat sekitar.

"Selain itu, sebagai sumber media informasi dan layanan pada kegiatan penelitian. Sebagai sumber media informasi dan layanan pada kegiatan pengabdian masyarakat," tutur ayah satu anak ini.
Pewarta :
Editor: Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar