Jelang Idul Adha, pedagang datangkan kambing dari Lampung (video)

id Hari Raya Kurban,Hewan Kurban,Permintaan Kambing untuk kurban

Jelang Idul Adha, pedagang datangkan kambing dari Lampung (video)

Peternak kambing. (ANTARA SUMBAR/Joko Nugroho/15)

Padang, (Antaranews Sumbar) - Sejumlah pedagang kambing di Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mulai menambah pasokan untuk memenuhi kebutuhan warga yang akan berkurban pada Idul Adha.

"Menjelang Idul Adha biasanya permintaan kambing meningkat untuk dijadikan hewan kurban. Karena itu pasokan kambing ditambah agar permintaan bisa dipenuhi," kata Ramilus, pedagang kambing di Padang, Selasa.

Pedagang kambing di Jalan By Pass Padang, Kilometer 7 ini menambah kambing pasokan dari Lampung sebanyak 150 ekor.

"Jumlah itu melihat penjualan pada Idul Adha tahun lalu, awal Agustus nanti diperkirakan kambing sudah sampai di Padang," katanya.

Satu ekor kambing di tempatnya dijual dengan kisaran harga Rp2 juta hingga Rp2,3 juta per ekor sesuai ukuran kambing.

Ia menyebutkan saat ini tempatnya sudah menerima permintaan sepuluh ekor kambing dari warga yang akan berkurban.

Penambahan pasokan itu juga dilakukan oleh pedagang lainnya di Jalan By Pass Padang Kilometer 11, Samsuardi (43)

. Pedagang ternak itu juga menambah pasokan dari Lampung sekitar 150 ekor kambing untuk kebutuhan kurban nanti.

Kambing di tempatnya dijual dengan kisaran harga Rp1.900.000-Rp2.000.000 per ekor sesuai ukuran kambing.

Baik Ramilus ataupun Samsuardi, sama-sama memastikan perawatan yang baik di kandang masing-masing. Sehingga kambing yang akan dijadikan hewan kurban sehat, dan tidak berpenyakit.

Warga yang telah membeli juga bisa menumpangkan dulu kambing tersebut di kandang keduanya. Saat hari penyembelihan kambing itu akan diantarkan langsung ke masjid, ataupun mushalla tempat pembeli berkurban.

Dalam kalender masehi, Hari Raya Idul Adha 2018 diperkirakan akan jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018. (*)

Pewarta :
Editor: Joko Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.