
Jalan provinsi di Maninjau Agam sudah bisa dilalui kendaraan Sabtu sore

Lubukbasung (ANTARA) - Jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Pasar Maninjau, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang tertimbun material sudah bisa dilalui kendaraan, Sabtu sore.
Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan kendaraan sudah bisa melewati daerah tersebut setelah material sudah dibersihkan pada Sabtu (3/1) sekitar pukul 17.00 WIB.
"Kendaraan melewati daerah itu sistem buka tutup, karena masih ada material sekitar 10 meter menumpuk di depan eks BRI Tanjung Raya," katanya.
Ia mengatakan pembersihan material lumpur dan berbatuan menggunakan empat alat berat berupa dua alat berat jenis ekskavator membersihkan material menimbun Sungai Muaro Pisang yang tertimbun material tanah longsor, Rabu (31/12) malam, sehingga air sudah mengalir ke sungai itu.
Sementara dua unit alat berat loader membersihkan material menimbun badan jalan provinsi dan material tersebut dibuang menggunakan truk ke lokasi pembuangan sekitar daerah itu.
"Pembersihan dilakukan semenjak pagi hingga sore dan arus lalulintas Lubuk Basung-Bukittinggi kembali normal melewati Fanta menuju Ngarai," katanya.
Ia mengakui jalan tersebut tidak bisa dilalui semenjak Rabu (31/1) malam, akibat badan jalan Kelok 25 terjadi longsor dan menimbun Sungai Muaro Pisang.
Akibatnya sungai tersumbat dan membuat aliran baru ke arah Simpang Maninjau, sehingga terdampak beberapa rumah termasuk satu alat berat yang tertimbun.
Sebelumnya pembersihan material tidak bisa dilakukan, karena material tanah berbatu turun setiap saat dalam kondisi tidak hujan.
"Alat berat setiap hari bekerja membersihkan material. Namun material tanah longsor kembali turun setiap saat, akibat sungai tersumbat," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
