
Empat alat bersihkan material menimbun jalan provinsi di Pasar Maninjau Agam sejak Rabu

Lubukbasung (ANTARA) - Sebanyak empat unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material banjir bandang menimbun badan jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi tepatnya di Muaro Pisang, Jorong Pasar Maninjau, Nagari atau Desa Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu.
Kapolsek Tanjung Raya AKP Muzakar di Lubuk Basung, Sabtu, mengatakan empat alat berat itu jenis excavator dua unit dan loader dua unit.
"Alat berat membersihkan material menimbun Sungai Muaro Pisang dan membersihkan material menutupi badan jalan provinsi," katanya.
Ia mengatakan dua alat berat jenis excavator membersihkan material menimbun Sungai Muaro Pisang yang tertimbun material tanah longsor, Rabu (31/12) malam, sehingga sungai tersumbat dan membuat aliran baru ke arah Simpang Pasar Maninjau.
Akibatnya material banjir bandang berupa lumpur dan berbatuan menimbun badan jalan sekitar 30 meter dan tinggi satu meter.
"Material tanah longsor menimbun sungai telah dibersihkan dan air sudah mengalir ke sungai tersebut," katanya.
Untuk alat berat jenis loader, tambahnya bekerja membersihkan material yang menimbun jalan provinsi menghubungkan Lubuk Basung-Bukittinggi.
Diperkirakan pembersihan material tersebut selesai dibersihkan dalam beberapa jam kedepan, agar akses kembali normal.
"Kita berharap material segera dibersihkan, sehingga akses kembali normal," katanya.
Ia mengakui jalan provinsi tersebut tidak bisa dilalui kendaraan semenjak Rabu (31/12) malam sampai Sabtu (3/1).
Pembersihan material tidak bisa dilakukan, karena material tanah berbatu turun setiap saat dalam kondisi tidak hujan, akibat sungai tersumbat.
"Alat berat setiap hari bekerja membersihkan material. Namun material tanah longsor kembali turun setiap saat, akibat sungai tersumbat," katanya.
Pewarta: Yusrizal
Uploader: Laras Robert
COPYRIGHT © ANTARA 2026
