Dishub Dharmasraya pastikan pasar tumpah tidak ganggu pemudik

id pasar tumpah

Kepala Dishub Dharmasraya, Ramilus. (ANTARASUMBAR/Ilka Jensen)

Misalnya pasar tumpah Pasar Koto Baru dan Pasar Sitiung, dua titik ini hanya dilalui masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Jadi aman
Pulau Punjung, (Antaranews Sumbar) - Dinas Perhubungan Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), memastikan kondisi pasar tumpah yang berada di tepi jalan nasional daerah itu tidak mengganggu kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2018.

"Pasar tumpah belum pada level mengkhawatirkan, karena pedagang tidak memakai bahu dan badan jalan untuk berjualan," kata Kepala Dishub Dharmasraya, Ramilus di Pulau Punjung, Senin.

Ia mengatakan ada tiga titik pasar tumpah yang dilalui pemudik selama arus mudik lebaran, di antaranya Pasar Sungai Rumbai, Pasar Sikabau, dan Pasar Pulau Punjung.

Meski tidak menganggu arus lalu lintas, pihaknya tetap menempatkan personel dibantu pihak kepolisian, TNI, dan Satpol-PP sebagian antisipasi agar tidak terjadi kemacetan.

Sedangkan, tambanya dua titik pasaryang berada di jalan provinsi dipastikan tidak mengganggu arus lalu lintas karena pemudik tidak melalui jalur tersebut.

"Misalnya pasar tumpah Pasar Koto Baru dan Pasar Sitiung, dua titik ini hanya dilalui masyarakat Kabupaten Dharmasraya. Jadi aman," ujarnya.

Sementara, Kapolres Dharmasraya, AKBP Rudy Yulianto mengerahkan 250 personel untuk pengamanan arus mudik dan balik lebaran di wilayah setempat.

Polres membentuk dua pos pengamanan di Sialang dan Sungai Rumbai dan satu pos pelayanan di Gunung Medan. Pengaman dengan sandi Operasi Ketupat Singgalang mulia digelar 7 Juni sampai 24 Juni 2018.

Ia memastikan situasi keamanan tempat beristirahat ataurest areadi daerah itu.

"Kami sudah petakan pengamanan untukrest areadi sejumlah rumah makan dan SPBU, nanti petugas akan melakukan patroli secara rutin," tambah dia. (*)

Pewarta :
Editor: Mukhlisun
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar