
Gerindra Solok Selatan dorong perempuan berani berpolitik

Tampil di panggung politik, bukan saja butuh kematangan berpikir, berorganisasi, tapi juga keberanian,
Padang Aro, (Antaranews Sumbar) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik Gerindra Solok Selatan, Sumatera Barat, mendorong perempuan daerah itu untuk berani tampil di panggung perpolitikan.
"Tampil di panggung politik, bukan saja butuh kematangan berpikir, berorganisasi, tapi juga keberanian. Dengan bergabung kepada partai politik, perempuan akan menjadi unjuk tombak dan tumpuan penyaluran aspirasi kaum hawa," kata Wakil Ketua DPC Gerindra Solok Selatan, Armen Syahjohan di Padang Aro, Sabtu.
Ia menyebutkan partainya kini tengah mengajak dan memberikan pemahaman kepada perempuan Solok Selatan agar bersedia bergabung dengan partai politik.
"Banyak perempuan yang bergabung dan matang berorganisasi, tapi mereka terkadang belum berani bergabung dengan partai politik. Harus optimistis bahwa perempuan juga bisa mengalahkan laki-laki dalam berpolitik," jelasnya.
Ia menepis bahwa ajakan kepada perempuan agar bergabung dengan partai politik cuma untuk memenuhi kuota pencalonan legislatif yang disyaratkan oleh undang-undang, yakni 30 persen.
"Bukan. Ini bukan untuk memenuhi kuota, tapi ini sebagai pendidikan politik bagi kaum perempuan," ujarnya.
DPC Gerindra Solok Selatan telah membuka pendaftaran bakal calon legislatif sejak pekan lalu hingga 5 Mei 2018. Pendaftaran gratis dan tidak tertutup bagi kader Gerindra, namun masyarakat umum.
"Yang mendaftar bukan saja kader, tapi kami buka untuk umum. Hingga kini sudah ada sejumlah pensiunan polisi, TNI, ASN, mantan wali nagari dan sejumlah tokoh masyarakat," terangnya.
Warga Solok Selatan yang mendaftar sebagai bakal calon legislatif ke DPC Gerindra hingga Jumat (27/4) siang, yakni untuk daerah pemilihan satu (Dapil I) Kecamatan Sangir tujuh orang yang mendaftar menjadi bakal caleg, yakni lima laki-laki dan perempuan dua.
Kemudian Dapil II (Sangir Jujuan, Sangir Balai Janggo dan Sangir Batang Hari) laki-laki empat orang, perempuan dua orang, sementara Dapil III (Pauh Duo, Sungai Pagu dan Koto Parik Gadang Diateh) tujuh bakal caleg laki-laki dan dua perempuan.
Ia menambahkan, bakal caleg yang mendaftar tersebut akan disaring ulang dengan mengikuti sejumlah rangkaian seleksi termasuk uji kelayakan (fit and proper test).
Gerindra Solok Selatan saat ini tengah menjalin kerja sama dengan universitas di Sumbar untuk melakukan survei terhadap masyarakat yang mendaftar sebagai calon legislatif yang bakal diusung partai tersebut pada Pemilu 2019.
"Dari hasil survei itu pasti ada yang tereliminasi," ujarnya.
Sementara terkait target pemilu 2019, ia menyebutkan untuk Dapil I dan Dapil II Gerindra Solok Selatan menargetkan dua kursi, sementara Dapil III tiga atau empat kursi.
"Target tentu menjadi pemenang dalam Pemilu 2019," tambahnya.
Sementara Ketua KPU Solok Selatan Mulyadi mengemukakan jumlah bakal calon legislatif yang harus didaftarkan oleh partai politik maksimal sebanyak jumlah kursi pada setiap daerah pemilihan.
Untuk Dapil I dan Dapil II jumlah sebanyak tujuh kursi dan Dapil III sebelas kursi.
Sementara untuk calon perempuan bagi calon DPRD kabupaten/kota, sebutnya 30 persen harus memperhatikan perempuan.
"Tapi kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU RI, ada tidak perubahan aturan soal jumlah calon legislatif ini," lanjutnya. (*)
Pewarta: Joko Nugroho
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
