Logo Header Antaranews Sumbar

Ini penilaian Wagub soal penolakan DPRD masuk resort di Mentawai

Rabu, 14 Maret 2018 15:46 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit. (ANTARA SUMBAR/Aadiaat M S)
Saya sudah mendapat penjelasan Bupati Mentawai dan kepala dinas pariwisata. Pengelola resor sebenarnya ingin menawarkan berlabuh di pantai karena dermaga sedang dalam kondisi perbaikan, tetapi komunikasi sudah terlanjur tidak berjalan baik

Padang, (Antaranews Sumbar) - Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menilai penolakan kedatangan anggota DPRD oleh warga negara asing pengelola salah satu resor di Kabupaten Mentawai disebabkan kesalahpahaman atau komunikasi yang tidak berjalan baik.

"Saya sudah mendapat penjelasan Bupati Mentawai dan kepala dinas pariwisata. Pengelola resor sebenarnya ingin menawarkan berlabuh di pantai karena dermaga sedang dalam kondisi perbaikan, tetapi komunikasi sudah terlanjur tidak berjalan baik," katanya di Padang, Rabu.

Ia mengatakan itu terkait viral video kasus penolakan anggota DPRD Sumbar di salah satu resor.

Menurutnya Wagub Sumbar, kejadian itu harus menjadi pelajaran dan tidak boleh terulang lagi karena bisa membawa citra buruk terhadap kepariwisataan daerah.

Salah satu cara, pihak yang ingin mengunjungi tempat wisata di Mentawai, termasuk resor, sebaiknya berkoordinasi dulu dengan Dinas Pariwisata, katanya.

Dinas tersebut nantinya akan membantu menjembatani dengan pengunjung dengan pengelola tempat wisata agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Nasrul juga meminta Dinas Pariwisata Mentawai mengumpulkan semua pengusaha resor di sana untuk diberikan pemahaman agar terbuka bagi pengunjung.

Pengusaha resor tersebut juga harus menggunakan tenaga kerja lokal agar manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat.

Sebelumnya rombongan anggota DPRD Sumbar Fraksi Nasdem terekam kamera ketika mereka ditolak masuk resor di Sipora Utara.

Rekaman itu kemudian viral di media sosial. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026