KPM Lihatkan Wajah Sumringah, BNI Salurkan Bansos PKH

id #Bansos PKH #BNI salurkan Bansos

Seorang warga memperlihatkan wajah cerah setelah mendapatkan buku dari BNI untuk penerimaan Program Keluarga Sejahtera (PKH). (c)

Dumai (antarasumbar) - Wajah sumringah sebagai tanda gembira diperlihatkan sebagian besar masyarakat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap III yang disalurkan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Wilayah, Riau Kepri dan Sumbar di tiga kecamatan di Tanjung Balai Karimun.

Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PKH yang diinisiasi oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia ini telah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu dengan beberapa titik dan melalui Kantor BNI Cabang Dumai dan Tanjung Balai Karimun kembali melaksanakan penyerahan pada Senin (28/8/17).

Khusus untuk BNI Dumai penyaluran dipusatkan di beberapa titik, salah satunya di Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau dengan jumlah penerima Bansos sebanyak 216 KPM.

Sebelumnya pada 27 Agustus 2017, BNI Dumai juga telah melakukan penyaluran Bansos di lokasi Desa Bumbung, Kecamatan Mandau dengan jumlah penerima Bansos 483 KPM, serta di lokasi Kecamatan Pinggir sebanyak 376 KPM.

Untuk total Bansos yang telah diserahkan hingga 27 Agustus 2017 yakni sebanyak 6.935 KPM yang tersebar di beberapa titik penyerahan di Kabupaten Bengkalis.

Sedangkan Untuk Area Tanjung Balai Karimun mendapatkan alokasi sebanyak 2.996 KPM, termasuk penyaluran Bansos pada hari Sabtu (27/8).

CEO BNI Wilayah Sumbar, Riau, Kepri Rahmad Hidayat yang ditemui di kesempatan yang berbeda menyampaikan bahwa berencana akan menyelesaikan gelaran acara penyaluran Bansos PKH hingga akhir Agustus 2017, yang jumlah alokasi untuk area Sumbar, Riau dan Kepri tercatat 15.063 KPM.

Rahmad Hidayat berharap penyaluran ini bisa segera diterima oleh segenap KPM dan bermanfaat serta membantu program PKH.

Penyerahan Bansos ini memanfaatkan sistem perbankan yang terintegrasi, kata dia, dengan harapan mekanisme penyaluran dengan cara ini akan menjadikan penyerahan lebih tepat sasaran dan efektif.

Masyarakat penerima bantuan akan memperoleh buku tabungan disertai Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang juga sekaligus dapat berfungsi sebagai Kartu Debit.

Dengan menggunakan KKS tersebut, masyarakat akan lebih fleksibel dalam melakukan pencairan bantuan melalui jaringan perbankan di ATM atau melalui mesin-mesin EDC yang tersedia di Agen46 yang merupakan perpanjangan tangan BNI.

Disamping itu para penerima bantuan diharapkan juga teredukasi untuk meningkatkan budaya menabung dan dapat menggunakan uang dengan lebih bijaksana.

Selain melakukan penyerahan bantuan, kata Rahmad, BNI juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penggunaan dana bantuan tersebut. Sejumlah dana bantuan dari pemerintah tersebut telah dimasukkan ke dalam rekening masing-masing KPM.

Penyaluran bantuan melalui program PKH ini diharapkan menjadi salah satu sarana kegiatan yang dapat membantu upaya pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. ***

Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar