Logo Header Antaranews Sumbar

Pesisir Selatan Targetkan PAD Pariwisata Rp2 Miliar

Senin, 18 Januari 2016 21:02 WIB
Image Print
Kawasan Mandeh di Pesisir Selatan.

Painan, (AntaraSumbar) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan menargetkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata di daerah itu sebesar Rp2 miliar pada tahun 2016.

"Target tahun ini sebanyak Rp2 miliar, naik dari tahun 2015 yang hanya Rp1,8 miliar. Capaian target 2015 sebanyak Rp2,4 miliar, " kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Pesisir Selatan, Gunawan di Painan, Senin.

Dalam mengejar target tersebut pemkab terus berupaya menarik minat calon para wisatawan untuk berkunjung, baik lokal, nasional maupun mancanegara.

Selain itu, pemkab juga terus berupaya melakukan perbaikan pelayanan terhadap pengunjung wisata sehingga mereka (pengunjung) merasa aman dan nyaman saat berada di lokasi wisata yang ada.

"Kita sudah memasang rambu-rambu dan menempatkan petugas keamanan di seluruh daerah rawan bencana di sekitar kawasan objek wisata di kabupaten ini," katanya.

Dalam mencapai target tersebut pemkab setempat akan mengedepankan sejumlah objek wisata yang ada sebagai sumber pendapatan yakni Pantai carocok Painan, Jembatan Akar Kecamatan Bayang dan Air Terjun Bayang Sani (Bayang).

Selama ini Pantai Carocok Painan yang terletak di pusat kabupaten atau sekitar 75 kilometer dari Kota Padang itu juga telah berperan sebagai objek wisata unggulan dalam mengejar target PAD seiring tingginya minat para wisatawan baik lokal maupun tingkat nasional untuk berkunjung ke daerah itu.

Pada hari-hari besar dan libur akhir pekan, pengunjung wisata ke Pantai Carocok Painan rata-rata 4 hingga 6 ribu orang per hari. Bahkan pada perayaan tahun baru dan Hari Raya Idul Fitri pengunjung mencapai 25 ribu hingga 35 ribu orang per hari.

Sesuai rencana, pengelolaan wisata di kabupaten itu mulai 2016 akan diserahkan kepada badan usaha milik daerah (BUMD). Saat ini pemkab setempat tengah menyiapkan draf rancangan peraturan daerah (ranperda) pendirian BUMD itu.

Terkait pengelolaan oleh BUMD yang direncanakan tersebut pemkab juga telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama pelaku usaha dan pemilik tanah ulayat di kawasan wisata.

Wakil Ketua DPRD Pesisir Selatan, Herpidamson mengatakan pihaknya mendukung rencana pemkab untuk menyerahkan pengelolaan pariwisata di kabupaten itu ke BUMD yang akan dibentuk. (*)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026