
Unand akan Tingkatkan Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik
Rabu, 16 Desember 2015 12:25 WIB

Padang, (Antara) - Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat (Sumbar), akan meningkatkan pelayanan tentang keterbukaan informasi berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan kampusnya kepada publik.
"Sejauh ini Unand telah mengupayakan pembukaan seluas-luasnya tentang informasi kampus kepada media dan masyarakat, ke depan pimpinan akan meningkatkannya," kata Kepala Sub Bagian Humas dan Protokol Unand, Eriyanty, di Padang, Rabu.
Untuk meningkatkan peranan keterbukaan informasi tersebut kata dia, yakni memberikan kesempatan kepada masyarakat atau media untuk memberitakan dan mengetahui berbagai hal dengan Unand.
Dalam hal ini kata dia baik itu pimpinan hingga bawahannya akan berkewajiban memberikan informasi publik terutama yang terkait dengan institusi.
"Semakin terbukanya informasi tersebut, institusi akan memperoleh keuntungan dalam promosi dan nama," imbuhnya
Dia menyebutkan salah satu bukti bahwa Unand telah cukup terbuka dalam hal informasi publik yakni dengan melakukan mitra dengan beberapa media cetak maupun elektronik.
Menurutnya hampir setiap kegiatan Unand baik secara lokal, nasional bahkan internasional selalu disalurkan kepada media.
Bahkan salah satu media katanya, diangkat sebagai mitra dan memiliki tanggung jawab dalam berita harian kampus di nasional.
"Salah satu bukti keterlibatan media dalam informasi Unand yakni semakin banyaknya pemberitaan di berbagai koran, majalah, televisi dan Online," katanya.
Dalam hal ini kata dia Unand tidak menutupi informasi, mulai dari kegiatan rutin hingga kedatangan tamu dan kerja sama dengan berbagai instansi besar selalu tersebar beritanya.
"Situs Unand hampir setiap hari mewartakan berbagai kegiatan resmi maupun tidak," katanya.
Meskipun begitu Unand tetap akan melakukan penyaringan terkait informasi yang masih isu atau tidak pasti.
Sebab katanya, hal ini dapat mengancam dan merusak struktur dalam tubuh institusi, ucapnya.
Sementara itu Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu Unand, Ade Djulardi menambahkan salah satu keterbukaan informasi Unand yakni adanya sistem audit internal.
Disini kata dia, akan diperlihatkan semua informasi yang ada tentang lembaga dan kinerjanya.
Meskipun katanya, informasi yang ada tidak sepenuhnya vali dan tetap menjunjung tinggi kode etik informasi.
Sedangkan salah satu mahasiswa Pascasarjana Unand Reni Fitri menilai agar keterbukaan ini bukan hanya berupa rumusan hasil dari kesimpulan.
Namun juga termasuk dalam hal keterbukaan informasi secara proses dan langkah mendapatkannya, ucapnya. (*)
Pewarta: M R Denya Utama
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
