Palembang, (AntaraSumbar) - Distribusi pupuk urea bersubsidi dari pabrik PT Pupuk Sriwidjaja di Palembang, Sumatera Selatan, ke lini tiga atau gudang tingkat kabupaten dan kota di sembilan provinsi rayon pemasaran pada Desember 2015 ini cukup lancar.
"Kegiatan pendistribusian dan bongkar muat pupuk ke gudang-gudang berjalan cukup lancar meskipun sekarang ini dalam kondisi musim hujan," kata Manager Humas PT Pupuk Sriwidjaja (PT Pusri) Sulfa Ghanie di Palembang, Jumat.
Dia menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring, kegiatan pendistribusian ratusan ribu ton pupuk urea bersubsidi kepada petani di sembilan provinsi yang kebutuhan pupuknya menjadi tanggung jawab PT Pusri berjalan sesuai rencana.
Kegiatan pendistribusian pupuk urea bersubsidi di sembilan provinsi rayon pemasaran PT Pusri meliputi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak ada hambatan meskipun cuaca sering hujan, katanya.
Menurut dia, pendistribusian pupuk bersubsidi itu, dilakukan menggunakan jalur darat dan angkutan laut, sedangkan penyalurannya kepada petani menggunakan sistem tertutup atau sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Sistem penyaluran pupuk bersubsidi secara tertutup maksudnya hanya diberikan kepada petani yang terdaftar dalam kelompok tani, sementara bagi yang tidak terdaftar tidak bisa membeli pupuk urea bersubsidi itu.
Pupuk bersubsidi adalah barang yang diawasi penyaluran dan penggunaannya, untuk itu pihaknya akan melakukan penyaluran sesuai prosedur yang telah ditentukan.
Aktivitas distribusi pupuk urea bersubsidi akan terus diupayakan berjalan lancar, sehingga kebutuhan petani untuk musim tanam periode Otober 2015-Maret 2016 bisa terpenuhi dengan baik dan dapat mendukung percepatan terwujudnya program swasembada pangan nasional, kata Sulfa. (*)
