
Ratusan Warga Balimau di Pemandian Lubuk Minturun
Rabu, 17 Juni 2015 22:00 WIB

Padang, (AntaraSumbar) - Ratusan warga Kota Padang melakukan tradisi balimau untuk menyambut bulan suci ramadhan 1436 Hijriyah di Pemandian Lubuk Minturun pada, Rabu.
Menurut pengakuan salah seorang pedagang di tempat itu, Ati (34) di Padang, Rabu, warga mulai ramai datang ke tempat pemandian tersebut sejak pukul 15.00 WIB.
"Tahun ini terjadi peningkatan jumlah warga yang melakukan tradisi balimau di Lubuk Minturun ini, dibandingkan dengan tahun lalu," katanya.
Ia mengatakan, hal tersebut kemungkinan karena tahun ini terjadi persamaan pendapat tentang penentuan hari pertama Ramadhan, sedangkan tahun 2014 ada perbedaan pendapat mengenai hari pertama puasa.
Kebanyakan warga datang bersama keluarga, tetapi uniknya justru tradisi balimau yang dilakukan di pemandian Lubuk Minturun ini dipenuhi oleh anak-anak.
Erna, salah seorang warga Belimbing yang datang ke pemandian Lubuk Minturun, mengaku hanya membawa anaknya untuk mandi di tempat tersebut, sedangkan dirinya tidak ikut mandi.
"Saya hanya membawa anak-anak untuk mandi, bukan untuk balimau," ujarnya.
Menurut Erna, tidak akan bersih jika melakukan balimau di tempat keramaian seperti itu, karena balimau merupakan mandi untuk mensucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.
Warga datang menggunakan kendaraan roda dua dan ada juga yang menggunakan kendaraan roda empat, sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang.
Salah seorang anggota Polresta Padang, Mike Wiberki mengatakan sekitar seratus personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, Satpol PP, TNI, Dinas Perhubungan, SAR dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) disiagakan untuk pengamanan di titik Lubuk Minturun.
"Personel disiagakan dari bypass Lubuk Minturun hingga tempat pemandian," katanya.
Ia menjelaskan, petugas melarang warga untuk mengambil jalur silang. Jalur datang berbeda dengan jalur pergi, sehingga kemacetan dapat teratasi. (cpw9)
Pewarta: Lusyana Nurzid
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
