Logo Header Antaranews Sumbar

Dishut Pasaman Amankan Kayu Tidak Bertuan

Senin, 15 Desember 2014 19:40 WIB
Image Print

Lubuk Sikaping, (Antara) - Dinas Kebutanan Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, mengamankan 4,5 meter kubik kayu tidak bertuan dalam operasi yang dilakukan Tim Koordinasi Pengamanan Hutan Terpadu (TKPHT). Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Pasaman, Yozarwardi, di Lubuk Sikaping, Senin, mengatakan, dalam operasi yang dilakukan TKPHT selama dua hari, Jumat (12/12) sampai Sabtu (13/12), berhasil mengamankan 4,5 meter kubik kayu tidak bertuan, di Kecamatan Tigo Nagari. "Dalam operasi tersebut, yang melibatkan berbagai pihak, ditemukan kayu tak bertuan tersebut di pinggir jalan, yakni di sekitar sungai Batang Masang, serta di lokasi kebut sawit sekitar daerah itu," katanya. Ia menambahkan, saat ini pihaknya tengah mencari dan menelusuri siapa pemilik kayu tersebut, dan operasi seperti ini akan terus dilakukan untuk menekan pembalakan liar didaerah ini. Ia menjelaskan, selain operasi yang dilakukan dalam pengamanan hutan, kerja sama masyarakat juga telah mulai terlihat, dimana adanya laporan-laporan yang disampaikan pada Dishut terkait pembalakan liar telah menunjukan hasil. "Kami juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam mengamankan hutan, dimana masyarakat telah mulai sadar akan bahaya dari pembalakan liar, salah satu contoh operan serta masyarakat adalah melaporkan lokasi pembalakan liar tersebut jika mereka melihatnya," jelasnya. Sementara itu, terkait penanganan kasus pembalakan liar, dalam tahun 2014, meski ada temuan 4,5 kubik kayu tersebut, ia mengatakan telah mengalami penurunan sejak dua tahun terakhir. Berdasarkan data tahun 2013, dengan 70 kali operasi oleh Tim Koordinasi Pengamanan Hutan Terpadu (TKPHT) hasil sitaan sebanyak 52 meter kubik kayu, empat unit chain saw, dua unit kendaraan roda dua sebagai barang bukti, yang saat ini kasusnya sudah diputus. Sementara itu, pada tahun 2014 ini telah dilakukan 120 kali operasi dengan sitaan 14 meter kubik kayu dan empat unit chain saw. "Kami dalam waktu dekat sebelum akhir tahun juga akan melakukan razia kembali, semoga tidak hanya kayu yang akan kita amankan, namun juga pelakunya, sebab selama ini, sering kali setiap operasi tidak ditemukan pemilik kayu yang diamankan," katanya. (*/eko/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026