Logo Header Antaranews Sumbar

Mantan Mendikbud Laporkan Harta Kekayaan

Selasa, 9 Desember 2014 16:54 WIB
Image Print
Mohammad Nuh. (Antara)

Jakarta, (Antara) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Indonesia Bersatu Mohammad Nuh melaporkan harta kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi. "Jumlahnya masih diverifikasi tapi sekitar Rp4,5 miliar ya," kata Nuh di gedung KPK Jakarta, Selasa. Sebelum menjadi Mendikbud, Nuh adalah Menteri Komunikasi dan Informatika periode 2007-2009. "Saya kan menjabat mulai 2007. Mungkin beberapa ratus jutalah, masih diverifikasi soalnya," tambah Nuh. Nuh yang merupakan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya periode 2003-2006 juga mengaku masih punya utang. "Utang pinjam untuk bangun rumah di Surabaya," ungkap Nuh. Dalam laman acch.kpk.go.id yang merupakan laman untuk mengecek Laporan harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Nuh tercatat terakhir kali melapor pada 18 November 2009 atau sesaat setelah diangkat menjadi Mendikbud dengan nilai kekayaan sebesar Rp3,49 miliar. Rinciannya adalah harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp1,18 miliar yang berada di dua lokasi di kota Surabaya dan dua lokasi di kabupaten Gresik. Sedangkan alat transportasi senilai Rp249 juta teridiri atas mobil merek Honda City, Toyota Yaris dan motor Honda Supra Fit. Masih ada harta bergerak termasuk berupa logam mulia dengan nilai total Rp145,125 juta ditambah giro dan setara kas lain sejumlah Rp1,87 miliar dan 13.900 dolar AS. Nuh masih memiliki piutang senilai Rp50 juta. (*/jno)



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026