
Dua Pemberontak Tewas Dalam Bentrokan di Filipina Selatan

Manila, (Antara/Xinhua-0ANA) - Dua terduga pemberontak tewas dalam bentrokan dalam pengejaran oleh pasukan pemerintah di Filipina selatan sebelum tengah hari, Jumat, kata pejabat militer. Mayor Jenderal Ricardo Visaya, Komandan Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat Filipina, mengatakan pasukan keamanan menangkap sekitar 20 anggota Tentara Rakyat Baru (NPA) di desa Binicalan, kota San Luis di Provinsi Agusan Selatan pada pukul 11.00 waktu setempat. Visaya mengatakan, tentara menemukan mayat-mayat yang dicurigai pemberontak sayap kiri dan delapan senjata api berdaya tinggi - empat senapan AK47, dua senapan M16, sebuah peluncur granat M203 dan senapan AR15. Tidak ada yang dilaporkan tewas atau terluka di pihak pemerintah. Visaya mengatakan, pasukan pemerintah telah mengejar pemberontak di desa Binicalan sejak Rabu. Ia mengatakan tentara dikirim ke desa itu setelah warga mengeluh tentang kegiatan pemerasan yang dilakukan gerilyawan NPA di daerah itu. NPA, sayap bersenjata Partai Komunis Filipina, telah melancarkan perang melawan pemerintah Filipina sejak tahun 1969. (*/sun)
Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
