
Kapolri: Roki Mengerti Betul Membuat Bom

Jakarta, (ANTARA) - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Timur Pradopo mengatakan bahwa terpidana teroris Roki alias Atok Prabowo, teroris yang ditangkap adalah orang yang mengerti betul dalam membuat bom yang membahayakan. "Dia adalah generasi Noordin M Top yang tahu betul membuat bom yang membahayakan," kata Timur di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu. Kapolri mengakui bahwa kaburnya Roki dari ruang tahanan yang terletak di lantai empat Rutan Polda Metro Jaya adalah kelalaian anggota yang bertugas. "Itu kelalaian, tapi kita tebus dengan waktu tidak sampai satu bulan sudah menangkapnya. Terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi," tukas Timur. Terkait ancaman teroris pada akhir tahun ini, Polri telah melakukan antisipasi dan masyarakat bisa menikmati perayaan akhir tahun dengan aman, katanya. Roki ditangkap di terminal Madiun Kota pada hari Senin (10/12) jam 19.30 WIB dalam perjalanan Surabaya ke Solo naik bis Mira dengan nomor polisi S-7288-SU. Dari hasil pemeriksaan tersangka Roki kabur dari tahanan Polda Metro Jaya dengan menggunakan cadar pada hari Selasa (6/11). Roki adalah terpidana yang sudah divonis enam tahun oleh pengadilan. Roki adalah anggota jaringan teroris Klaten yang ditangkap pada akhir 2010 dan divonis 2011 lalu dan titipan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tersangka teror. (*/sun)
Pewarta: Inter
Editor: Inter
COPYRIGHT © ANTARA 2026
