Logo Header Antaranews Sumbar

HKTI Tegaskan Dukungan kepada Prabowo-Hatta

Jumat, 27 Juni 2014 15:56 WIB
Image Print

Palu, (Antara) - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia menegaskan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melalui Rapat Pimpinan Nasional organisasi tersebut 2014. "Dewan Pimpinan Nasional, Dewan Pimpinan Daerah, dan seluruh pengurus HKTI memberikan dukungan penuh terhadap pasangan Prabowo- Hatta memimpin Indonesia," kata Ketua Badan Pertimbangan Organisasi DPN HKTI Djafar Hafsah saat membacakan pernyataan dukungan di Palu, Jumat. Jafar mengatakan pernyataan itu sebagai penegasan dukungan HKTI kepada Prabowo pada Rapimnas 2013. Dia menjelaskan HKTI menilai Prabowo telah menunjukkan komitmen dan konsistensi dalam membangun sektor pertanian. "Prabowo menunjukkan konsistensi dan kepedulian dalam bidang pertanian terhadap petani melalui berbagai pelatihan di dalam dan luar negeri," ujarnya. Dia menjelaskan, visi-misi pasangan Prabowo-Hatta sejalan dengan visi-misi HKTI untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani. Jafar menegaskan DPN HKTI pasca dukungan HKTI tersebut, menugaskan seluruh pengurus di tiap tingkatan untuk mengambil langkah strategis mewujudkan kemenangan pasangan nomor urut satu itu. "Kami instruksikan agar (seluruh jajaran) HKTI mengambil langkah strategis untuk pemenangan Prabowo-Hatta," ujarnya. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI Fadli Zon mengatakan selama ini permasalahan bidang pertanian sudah banyak diketahui oleh tiap orang namun tidak pernah bisa diatasi. Menurut dia, untuk mengatasi berbagai permasalahan tersebut diperlukan kepemimpinan yang kuat untuk mewujudkan kemandirian di bidang pertanian. "Prabowo sudah menyampaikan apabila terpilih, sektor pertanian akan menjadi prioritas, dan itu menunjukkan keberpihakan politik pada petani dan sektor pertanian," katanya. Menurut dia, dibutuhkan keberanian untuk melaksanakan berbagai program di bidang pertanian, seperti ekstensifikasi dan intensifikasi pertanian. Dia mengatakan melalui langkah strategis, produksi bisa berlimpah dan Indonesia tidak perlu impor pangan. "Hentikan impor pangan karena devisa Indonesia dibawa keluar dan bisa menjamin kesejahteraan petani. Kita butuh kedaulatan pangan," tegasnya. Pilpres 2014 diikuti dua pasangan capres-cawapres yaitu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Prabowo Subianto-Hatta Rajasa didukung enam partai seperti Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PKS, PPP, dan PBB. Sedangkan pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla didukung lima partai, seperti PDI Perjuangan, PKB, Partai Nasional Demokrat, Partai Hanura, dan PKP Indonesia. (*/WIJ)



Pewarta:
Editor: Antara TV
COPYRIGHT © ANTARA 2026