PBB Lancarkan Upaya Tanggapi Kolera di Sudan Selatan
Rabu, 28 Mei 2014 8:23 WIB
PBB, New York, (Antara/Xinhua-OANA) - Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) telah melaporkan jumlah kasus dugaan kolera di negeri itu telah naik jadi lebih dari 670 dan 23 kematian, kata badan PBB yang menanggapi wabah dan pencegahan penyebaran lebih lanjut penyakit itu.
Kebanyakan kasus dugaan kolera terdapat di Ibu Kota Sudan Selatan, Juba, tapi penyakit tersebut sekarang mengancam bisa menyebar ke negara bagian lain, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
UNMISS menyatakan sejak Misi itu membuka pintunya pada 15 Desember lalu, antara 75.000 dan 80.000 warga sipil telah mencari bantuan di sembilan lokasi perlindungan utama Misi tersebut, kata Juru Bicara PBB Stephane Dujarris kepada wartawan dalam taklimat harian di Markas PBB, New York.
Sementara hujan saat ini turun terus, air tergenang, saluran pembuangan yang mampat dan warga yang padat telah mengubah lokasi itu jadi lahan pembiakan bagi penyakit yang menular lewat air termasuk kolera, kata Dujarric, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Rabu pagi.
Penyakit kolera menyebar di Juba, tempat lima bulan konflik antara tentara pro-pemerintah dan pasukan anti-pemerintah telah membuat ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan mengganggu pasokan pangan serta layanan kesehatan.
Sementara itu Dana Anak PBB (UNICEF) menyoroti perlunya keikut-sertaan semua anggota masyarakat serta tambahan dana guna menangani kolera, kata juru bicara tersebut.
Tiga pekan setelah gencatan senjata dicapai di Sudan Selatan, pertempuran yang masih berlangsung telah memaksa hampir 70.000 orang meninggalkan rumah mereka dan mencari tempat perlindungan di tempat lain di negeri itu, kata Komisariat Tinggi PBB Urusan Pengungsi (UNHCR).
Jumlah orang yang terusir dari rumah mereka di negeri tersebut telah mencapai satu juta, kata UNHCR. Sementara konflik di Sudan Selatan telah membuat empat juta orang terancam rawan pangan akut, badan PBB itu prihatin dengan potensi makin banyak orang menjadi pengungsi, baik di dalam negeri maupun ke negara tetangga, dalam beberapa pekan ke depan. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dishub Pariaman kerahkan 25 personel lancarkan lalu lintas malam tahun baru
30 December 2022 12:00 WIB, 2022
Pemkot Pariaman kerahkan puluhan personel lancarkan arus lalu lintas selama prosesi Tabuik
08 August 2022 15:47 WIB, 2022
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tentara Israel lancarkan serangan di Kota Besar Al-Bireh dan Ramallah
10 January 2019 8:34 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018