Serangan Gerilyawan Shebab pada Parlemen Somalia Tewaskan Delapan Orang
Sabtu, 24 Mei 2014 19:37 WIB
Mogadishu, (Antara/AFP) - Gerilyawan Shebab Somalia melakukan serangan terhadap parlemen nasional, Sabtu meledakkan satu bom mobil dan menerobos masuk gedung itu dengan komando-komando bunuh diri, menewaskan setidaknya delapan orang, kata polisi dan para saksi mata.
Satu bom mobil meledak dekat pintu-pintu gerbang parlemen di tengah kota Mogadishu segera sebelum tengah hari, dan serangkaian ledakan lebih kecil diikuti oleh tembakan senjata api juga terdengar datang dari dalam kompleks itu.
Polisi mengatakan setidaknya empat penyerang tewas dan para wartawan AFP di lokasi itu juga mencatat empat petugas keamanan tewas, selain sejumlah orang juga cedera. Para pejabat mengatakan setidaknya dua anggota parlemen cedera dan telah dibawa ke rumah sakit.
Baku tembak masih terdengar dari dalam gedung itu lebih dari satu jam setelah serangan itu dimulai sebelum berhenti, kendatipun belum jelas apakah serangan itu telah berakhir.
"Ada satu serangan dekat gedung parlemen. Ada satu ledakan bom mobil dan baku tembak meletus," kata personil polisi Husein Ise kepada AFP.
Para saksi mata mengatakan para gerilyawan Shebab, kelompok yang punya hubungan dengan Al Qaida yang berperang untuk menggulingkan pemerintah Somalia yang didukung internasional - menyerbu kompleks itu saat para anggota parlemen melakukan rapat di dalamnya.
Seorang juru bicara Shebab mengonfirmasikan bahwa kelompok itu bertanggung jawab bagi serangan itu.
"Apa yang disebut parlemen Somalia itu adalah satu zona militer. Para petempur kami berada di sana untuk melakukan satu operasi suci," kata juru bicara Shebab, Abdulaziz Abu Musab kepada AFP melalui telepon.
"Kami akan mengeluarkan satu laporan lengkap setelah menyelesaikan operasi itu," tambahnya.
Serangan-serangan sekarang menargetkan daerah-daerah penting pemerintah, atau pasukan keamanan, dalam usaha agaknya untuk mendiskredtikan klaim-klaim pihak berwenang bahwa mereka menang perang melawan para petempur Islam.
Serangan terhadap kompleks parlemen itu nampaknya mengulang satu serangan Februari terhadap istana presiden, dengan meledakkan satu bom mobil di pintu-pintu gerbang Villa Somalia disusul dengan serangan para pria bunuh diri yang menewaskan setidaknya 16 orang termasuk para penyerang.
Dalam serangan itu para penyerang Shebab memakai seragam polisi dan militer.
Bulan lalu dua anggota parlemen Somalia juga dibunuh oleh gerilyawan itu dalam serangan bom dan senjata api di Mogadishu, dan Shebab mengatakan mereka akan membunuh semua anggota parlemen "satu per satu". (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018