Tentara dan Pemberontak Sudan Selatan Blokade Pasukan Perdamaian PBB
Kamis, 22 Mei 2014 19:19 WIB
Juba, (Antara/AFP) - Pihak-pihak bertikai di Sudan Selatan memblokade pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa sementara perang saudara yang telah menghancurkan negara termuda itu terus berlanjut, kata PBB, Kamis.
Misi PBB di Sudan Selatan (UNMISS) mengatakan baik pasukan pemerintah maupun pemberontak memblokade patroli mereka, termasuk di provinsi penghasil minyak Unity, salah satu kawasan paling parah terkena imbas pertempuran.
"Ada beberapa insiden pembatasan atau penolakan akses bagi patroli UNMISS di Unity dan provinsi-provinsi lain," kata misi tersebut dalam sebuah pernyataan. "Juga di antara pasukan oposisi kami mengalami halangan serupa yang tidak bisa diterima."
Di tengah-tengah tekanan internasional, kesepakatan gencatan senjata kedua bulan ini di negara termuda itu telah dilanggar, dalam pertempuran enam bulan yang telah menelan ribuan -- kemungkinan puluhan ribu -- nyawa.
Empat juta penduduk atau sepertiga dari populasi negara itu, menghadapi risiko kelaparan, menurut PBB.
Kedua belah pihak "mengganggu operasi yang dijalankan misi tersebut serta membuat para personel misi menghadapi risiko keamanan serius", kata PBB.
Pasukan keamanan pemerintah telah "menyerang dan menahan secara ilegal" dua staf PBB di ibu kota Juba, katanya.
Pemerintah Sudan Selatan sejak 15 Desember terlibat perang dengan kelompok pemberontak, ketika bentrokan antara tentara yang setia pada Presiden Kiir dan mereka yang setia pada Riek Machar yang disingkirkan sebagai wakil presiden, makin memuncak dan menjadi pertempuran berskala luas. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bulog Bukittinggi serap Cadangan Beras Pemerintah di Pasaman dan Pasaman Barat
12 February 2026 19:21 WIB
Wali Kota Sawahlunto minta pengaduan warga ditindaklanjuti cepat dan terukur
12 February 2026 12:08 WIB
Pastikan layanan prima dan operasional aman, KAI Divre II Sumbar lakukan inspeksi keselamatan lebaran 2026
12 February 2026 11:59 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018