Pekerja Kereta Bawah Tanah Venezuela Protes Serangan Terhadap Sistem
Selasa, 13 Mei 2014 10:54 WIB
Karakas, (Antara/Xinhua-OANA) - Pekerja kereta bawah tanah di Ibu Kota Venezuela, Karakas, pada Senin (12/5) berpawai guna menentang serangan baru-baru ini terhadap sistem persinggahan di seluruh negeri tersebut.
Demonstrator, termasuk pegawai Caracas Metro dan wakil dari Bolivarian Workers Central di Venezuela, juga menuntut penyelidikan mengenai peran yang dimainkan pemerintah lokal di berbagai kota besar, tempat sistem kereta bawah tanah mengalami kerusakan paling parah, kata Eddison Alvarado, Presiden serikat pekerja metro, di dalam satu wawancara dengan stasiun TV.
Di antara pejabat pemerintah itu, kata Alvarado, adalah Henrique Capriles, Gubernur Negara Bagian Miranda dan pemimpin opsosi partai sayap-kanan Venezuela, serta tiga walikota yang bersekutu dengan gerakan konservatif.
Sebagai calon dari koalisi sayap-kanan, Capriles kalah dalam pemilihan presiden 2013 dari partai sosialis, pimpinan Presiden Nicolas Maduro.
Gelombang protes rusuh anti-pemerintah di Venezuela mulai surut, tapi tindakan para pejabat itu membantu menambah parah kerusuhan, kata pemimpin serikat pekerja tersebut, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa.
"Mereka telah mengubah Miranda menjadi negara bagian tanpa gubernur, tempat pekerja tak memiliki jaminan (keselamatan) untuk melakukan pekerjaan kami," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tak perlu panik, ini cara melapor barang hilang di kereta dan stasiun KAI Divre II Sumbar
27 January 2026 20:54 WIB
Ayo naik kereta api, KAI Divre II Sumbar masih sediakan 30 ribu tiket selama libur Nataru
31 December 2025 20:12 WIB
Dampak banjir, KAI Divre II Sumbar lakukan pengalihan lintas perjalanan kereta api
27 November 2025 18:20 WIB
Stabilitas jalur jadi prioritas: KAI Divre II Sumbar lakukan perawatan geometrik secara intensif
17 November 2025 13:48 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018