Pejabat: Gerilyawan Culik dan Bunuh 20 Tentara Irak
Minggu, 11 Mei 2014 22:08 WIB
Mosul, Irak, (Antara/AFP) - Para gerilyawan menyerang satu pangkalan militer di Irak utara, 20 tentara diculik dan kemudian menembak mati mereka, kata para petugas dan karyawan kamar mayat, Ahad.
Para prajurit diculik oleh sekelompok besar gerilyawan di beberapa kendaraan dari satu pangkalan kecil di Ain al-Jahash selatan Mosul, dan mayat mereka ditemukan di daerah itu pada Sabtu malam, kata sumber tersebut.
Tetapi laporan-laporan ketika serangan terjadi bervariasi, dengan seorang mayor polisi dan petugas kamar mayat meletakkannya pada Sabtu malam, sementara seorang mayor jenderal angkatan darat mengatakan hal itu terjadi pada awal pekan ini.
Mayor polisi mengatakan, tentara-tentara telah ditembak di berbagai bagian dari tubuh mereka dan bahwa tangan mereka tidak terikat.
Serangan itu terjadi setelah gerilyawan menewaskan 12 tentara dan melukai 15 lainnya dalam serangan 17 April terhadap pangkalan militer barat Mosul, ibu kota Provinsi Nineveh.
Provinsi ini merupakan salah satu daerah kekerasan yang paling konsisten di Irak.
Para gerilyawan menentang terhadap pemerintah Irak dan sering menargetkan anggota pasukan keamanan, tetapi jarang tentara dalam jumlah besar diculik sekaligus, terutama dari posisi militer.
Pembunuhan-pembunuhan terjadi pada saat Irak menderita gelombang pertumpahan darah berlarut-larut, terburuk yang melanda negara itu sejak pertempuran sektarian brutal memuncak pada 2006-2007 dan menewaskan puluhan ribuan orang.
Pemerintah telah berulang kali disalahkan atas kerusuhan pada faktor-faktor eksternal: seperti perang saudara di negara tetangga Suriah.
Namun para pengulas dan diplomat mengatakan, kemarahan menyebar luas di kalangan masyarakat minoritas Arab Sunni atas dugaan penganiayaan di tangan otoritas yang dipimpin Syiah, yang juga telah memainkan peran utama dalam kekerasan. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018