Pasien Terduga Terjangkit "Mers CoV" Jalani Perawatan
Jumat, 9 Mei 2014 15:40 WIB
Kendari, (Antara) - Tiga orang pasien terduga terjangkit virus dari Timur Tengah (Midle East Respiratory Syndrome Corona Virus/MERS CoV) di Kendari, Sulawesi Tenggara, kini menjalani perawatan khusus di ruang isolasi RS Bahteramas Sultra.
Direktur RS Bahteramas dr Abdul Razak di Kendari, Jumat, mengatakan ketiga pasien terduga terjangkit virus MERS tersebut diisolasi karena dikhawatirkan penyakit yang diderita itu bisa menjangkiti pasien lain di rumah sakit.
"Kami baru bisa mengeluarkan ketiga pasien itu dari ruang isolasi setelah ada konfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium bahwa ketiganya negatif dari serangan virus asalTimur Tengah itu," katanya.
Razak menduga ketiga pasien tersebut terjangkit virus MERS karena ketiganya baru saja kembali dari Mekkah menunaikan ibadah umrah.
Menurut dia, dua dari pasien tersebut merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Kolaka Utara, sedangkan pasien satunya warga Kota Kendari berjenis kelamin laki-laki.
"Ketiga pasien yang baru kembali dari Arab Saudi melaksanakan ibadah umrah itu sudah berusia di atas 50 tahun," katanya.
Kepada masyarakat Sultra terutama warga Kota Kendari, Razak mengimbau agar tidak panik dengan adanya pasien terduga MERS CoV tersebut, sebab ketiga pasien tersebutb belum tentu positif terjangkit virus MERS CoV yang menjangkiti banyak orang.
"Bisa saja ketiga pasien itu hanya menderita batu-batuk biasa atau penyakit flu biasa. Sebab ciri yang tampak pada pasien sama, seperti penderita flu berat dan batuk berat," katanya. (*/WIJ)
Pewarta : 34
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018