Lebih dari 30 Orang Tewas Akibat Berdesakkan di DRC
Sabtu, 26 April 2014 10:46 WIB
Kinshasa, (Antara/Xinhua-OANA) - Lebih dari 30 orang tewas akibat berdesak-desakkan, Jumat (25/4), saat festival musik yang diselenggarakan untuk mengenang penyanyi terkenal Republik Demokratik Kongor (DRC), kata pihak berwenang dan rumah sakit.
Pemerintah lokal mengkonfirmasi di dalam satu pernyataan peristiwa tersebut yang disebabkan oleh listrik padam ketika dua generator pemasok listrik ke Kota Kecil Kikwit mati.
Dr. Mpay dari satu rumah sakit lokal mengatakan meeka telah menerima 23 mayat, dan anggota keluarga korban berdatangan ke rumah sakit tempatnya bekerja.
Beberapa saksi mata mengatakan tragedi itu terjadi saat kegelapan yang tiba-tiba terjadi membuat panik penonton yang sudah berada di dalam stadion dan berusaha keluar, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi. Mereka bertabrakkan dengan orang yang berusaha memasuki stadion.
Kikwit adalah kota kelahiran penyanyi kondang Jean Baptiste Emeneya, atau King Kester Emeneya --yang meninggal di Paris pada Februari.
Festival tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, tapi pemerintah lokal telah membatalkan sisa program itu akibat kecelakaan tersebut. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018