Angkatan Laut Korsel Lepaskan Tembakan Peringatan Pada Kapal Korut
Jumat, 25 April 2014 14:39 WIB
Seoul, (Antara/AFP) - Kapal Angkatan Laut Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan setelah dua kapal patroli Korea Utara memasuki perbatasan maritim yang disengketakan, Jumat, persis sebelum Presiden Amerika Serikat Barack Obama tiba di Seoul untuk kunjungan dua hari.
Dua kapal Korut, yang biasanya menjaga kapal-kapal nelayan di perbatasan itu, memasuki perairan Korsel sejauh "satu mil laut", kata seorang pejabat kementerian pertahanan kepada AFP.
Tindakan pada Jumat subuh itu memicu kapal Angkatan Laut Korsel melepaskan beberapa kali tembakan peringatan, setelah itu kapal Korut mundur ke dalam wilayah perairannya.
Pejabat itu mengatakan kapal-kapal patroli itu mungkin telah mengejar kapal-kapal nelayan China yang memasuki secara tidak sah di perairan itu.
"Atau Korut mungkin ingin mengecek kewaspadaan militer Korsel," tambahnya.
Korut tidak secara resmi mengakui perbatasan Laut Kuning, yang ditetapkan secara sepihak oleh pasukan PBB pimpinan setelah Perang Korea tahun 1950-1953.
Perbatasan perairan itu telah menjadi ajang bentrokan senjata singkat yang berdarah tahun 1999, 2002 dan 2009.
Konflik Korea berakhir dalam satu perjanjian gencatan senjata tidak dengan satu perjanjian perdamaian dan secara teknis kedua Korea masih berada dalam perang.
Kapal-kapal patroli Korut dan kapal-kapal nelayan memasuki perbatasan laut yang tidak memiliki tanda Korsel, waktunya kini rawan pada saat kedatangan Obama di Seoul, Jumat.
Ketegangan tinggi di Semenanjung Korea, dengan ada banyak indikasi bahwa Korut mungkin sedang berencana melakukan uji coba nuklir keempat.
Korut melakukan tiga uji coba nuklir tahun 2006,2009 dan 2013.(*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gempa laut magnitudo 5,9 guncang Kepulauan Tanimbar Maluku, guncangan sampai mana?
07 February 2026 5:17 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018