60 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Kereta di DRC
Kamis, 24 April 2014 14:19 WIB
Kinshasa, (Antara/Xinhua-OANA) - Sedikitnya 60 orang tewas dan sebanyak 60 orang lagi cedera, ketika kereta barang tergelincir di bagian tenggara Republik Demokratik Kongo (DRC), Selasa (23/4), kata beberapa pejabat layanan kereta nasional kepada Xinhua, Rabu.
Kecelakaan itu terjadi ketika kereta tersebut melaju dengan cepat sebelum berbelok di satu tikungan di dekat Jembatan Katongola, yang berada tak jauh dari stasiun di Katongola, Kota Kecil di Provinsi Katanga, DRC Selatan.
Kereta itu sedang dalam perjalanan dari Kamina, Kota Kecil di Provinsi Katanga, menuju Mwene-Ditu di Provinsi Kasai-Oriental, salah satu wilayah penghasil berlian paling kaya di dunia.
Kereta naas tersebut membawa ratusan penumpang, banyak di antara mereka dilaporkan telah naik di atap kereta untuk menumpang secara gratis.
Seorang penyintas mengatakan ketika kecelakaan terjadi, ia merasakan guncangan kuat kereta itu dan kemudian terdorong ke luar gerbong oleh guncangan keras saat kereta terbalik, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis siang.
Ia mengatakan ia sebelumnya tak pernah melihat tiga penumpang yang duduk di sebelah dia dan tidak mengetahui apakah mereka masih hidup.
Kebanyakan korban adalah pedang dan pelancong, termasuk anak-anak, kata Kepala Stasiun Katongola Jean Ngoy Mozadi.
Satu tim penyelidik telah dibentuk untuk menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut dan jumlah pasti korban jiwa.
Kecelakaan kereta seringkali terjadi di DRC akibat kondisi lokomotif yang buruk dan kondisi rel kereta yang rusak, yang dibuat pada masa kolonial.
Jaringan kereta di negeri itu saat ini mendapat dana dari Bank Dunia untuk melakukan perbaikan. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wawako Solok buka pelatihan dasar CPNS Kota Solok tahun 2026 sebanyak 111 orang
05 February 2026 19:35 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018