Linda Gumelar Minta Delegasi Singgung Buruh Migran
Selasa, 4 Desember 2012 18:11 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar. (ANTARA)
Jakarta, (ANTARA) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Linda Amalia Sari Gumelar meminta delegasi Indonesia menyinggung soal buruh migran di Konferensi Tingkat Menteri ke-4 Organisasi Kerja Sama Islam.
"Saya juga minta kepada delegasi Indonesia untuk bisa menyinggung sedikit masalah buruh migran yang terkait perdagangan manusia atau human trafficking," kata Linda Amalia Sari Gumelar di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan permintaan itu disampaikan mengingat beberapa negara tujuan buruh migran hadir dalam konferensi tersebut.
Menurut Linda, perdagangan manusia terjadi sangat spesifik di Indonesia, korbannya adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berangkat ke negara-negara yang sedang dimoratorium oleh pemerintah.
Karena itu para buruh migran berangkat secara ilegal, saat inilah perdagangan manusia terjadi.
Terkait buruh migran yang menjadi korban perdagangan manusia, Linda mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi apabila kondisi perekonomian dalam keadaan yang baik.
"Pemerintah memang sudah menargetkan dengan berbagai program yang ada bahwa ke depan ini diharapkan tidak lagi mengirim pekerja informal dan pekerja rumah tangga, melainkan ahli di bidang formal," kata Linda.
Untuk itu, Pemerintah tengah menggalakkan salah satu program untuk mendukung keahlian Sumber Daya Manusia, misalnya Sekolah Menengah Kejuruan, yang dapat mendidik para siswa untuk memiliki keahlian tertentu selepas sekolah menengah atas.
Program-program yang dibuat akan disesuaikan dengan kebutuhan pasar internasional, sehingga Sumber Daya Manusia akan sesuai dengan lapangan kerja. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terkait tragedi Kanjuruhan, Agum minta Mochamad Iriawan tidak mundur dari ketum PSSI
11 October 2022 5:31 WIB, 2022
Agum Gumelar ingatkan anggota Pepabri tidak bawa organisasi itu dalam politik praktis
03 October 2018 16:02 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018