37 Pemberontak Sayap Kiri Serahkan Diri Kepada Pemerintah Filipina
Jumat, 18 April 2014 15:57 WIB
Kota Davao, Filipina, (Antara/Xinhua-OANA) - Lebih dari 30 orang yang diduga sebagai anggota kelompok pemberontak sayap kiri, Tentara Rakyat Baru (NPA), telah menyerah kepada tentara pemerintah di Filipina Selatan, Jumat, kata militer.
Sedikitnya 37 anggota Unit Propaganda Bersenjata NPA, Milisi Rakyat dan lembaga suku Organisasi Massa (MASSO) menyerahkan diri kepada Batalion Infantri Ke-26 Angkatan Darat Filipina di Talacogon, Kota Kecil di Provinsi Agusan del Sur, Mindanao, sekitar pukul 08.00 waktu setempat, kata Kapten Christian Uy, Juru Bicara bagi Divisi Infantri Ke-4 Angkatan Darat, di dalam pernyataan kepada Xinhua.
Uy mengatakan pemberontak yang menyerahkan diri tersebut meliputi pemimpin skadron NPA yang juga menyerahkan satu pistol sub-mesin Ingram. Mantan pemberontak lain juga menyerahkan 36 macam senjata api dan peledak rakitan.
"Alasan penyerahan diri mereka adalah wujud bahwa kerja sama dengan NPA tidak memberi mereka keuntungan tapi hanya membuat mereka menderita," kata Uy, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang. "NPA mengeksploitasi mereka dengan memanfaatkan mereka sebagai tenaga kerja dalam membangun pangkalan mereka, menjaga pertanian masyarakat mereka dan dalam membuat serta memasang IED (Bahan Peledak Rakitan)," tambahnya.
Ia mengatakan dalam enam bulan belakangan, ID Ke-4 Angkatan Darat telah memfasilitasi dan menerima penyerahan diri 144 petempur pemberontak dan senjata dalam jumlah yang sama.
NPA, sayap bersenjata Partai Komunis Filipina dengan 4.000 anggota, melancarkan perang sayap kiri di 60 provinsi Filipina sejak 1969. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018