20 Gerilyawan Tewas Dalam Penyergapan Militer di Dekat Damaskus
Senin, 7 April 2014 18:10 WIB
Damaskus, (Antara/Xinhua-OANA) - Sebanyak 20 gerilyawan tewas pada Senin oleh militer Suriah di bagian utara Ibu Kota negeri itu, Damaskus, demikian laporan kantor berita resmi Suriah, SANA.
Dalam satu penyergapan, prajurit militer Suriah menghapuskan 20 gerilyawan dan menangkap beberapa orang lagi di Kota Industri Adra, sebelah utara Damaskus, saat mereka berusaha melarikan diri ke arah pinggiran Damaskus, Dumair, kata SANA.
Penyergapan tersebut adalah yang paling akhir dalam serangkaian operasi militer yang berhasil dan dilancarkan oleh prajurit Suriah. Selama itu, 10 gerilyawan telah tewas dalam beberapa hari belakangan.
Sementara itu, stasiun TV pan-Arab --Al-Mayadeen-- melaporkan pasukan Suriah juga menyergap satu kelompok lain gerilyawan di antara Kota Kecil Ein Al-Hasan dan As-Saen, di sebelah timur Kota Homs di Suriah Tengah pada Senin, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin petang. Tentara Suriah menewaskan dan melukai lebih dari 20 gerilyawan.
Stasiun TV tersebut menyatakan jumlah korban jiwa akibat penyergapan militer Pemerintah Suriah terhadap gerilyawan naik jadi 63 di Daerah Jouret Ash-Shaiah di Homs, yang berlangsung pada Ahad (6/4), termasuk beberapa komandan lapangan gerilyawan.
Tentara Suriah belum lama ini telah menangkap beberapa desa dan kota kecil di Suriah Tengah, dan memotong jalur utama pasokan bagi gerilyawan dari Lebanon, yang bertetangga.
Militer Suriah juga meningkatkan tekanan terhadap kelompok bersenjata di pinggiran Damaskus dan mencegah beberapa upaya untuk menyerbu ibu kota.
Serangan militer dan pengetatan pengepungannya terhadap beberapa tempat bergolak membuat gerilyawan meningkatkan serangan mortir mereka terhdap aman di Damaskus, dengan harapan bisa mengalihkan perhatian pemerintah dan mengurangi tekanan atas daerah tegang.
Lebih dari 150.000 tewas dan juta orang kehilangan tempat tinggal di Suriah oposisi memulai protes pada 2011, yang belakangan berubah menjadi perang antara militer Suriah dan gerilyawan bersenjata. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Militer Myanmar lancarkan serangan udara ke gerilyawan penentang junta, telepon dan internet putus
28 September 2021 7:31 WIB, 2021
Tanggapi resolusi parlemen Irak, Menlu Prancis sebut pasukan asing masih dibutuhkan perangi ISIS
06 January 2020 10:01 WIB, 2020
Gerilyawan Syiah Yaman, Al-Houthi akui serang kapal Arab Saudi di pantai barat
26 July 2018 8:53 WIB, 2018
Ketegangan gerilyawan Palestina dan militer Israel meningkat di Jalur Gaza
30 May 2018 9:13 WIB, 2018
Gerilyawan Syiah Yaman Al-Houti luncurkan rudal ke kamp radar Saudi Arabia
20 May 2018 9:55 WIB, 2018
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018