Lavrov: Tidak Ada Kesepakatan AS-Rusia
Senin, 31 Maret 2014 8:39 WIB
Paris, (Antara/AFP) - Amerika Serikat dan Rusia Minggu gagal mencapai kesepakatan mengenai Ukraina, tetapi Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan pembicaraan-pembicaraan
di Paris dengan Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah berlangsung "konstruktif" dan akan dilanjutkan.
Setelah empat jam diskusi, Lavrov mengatakan, kedua pihak telah menyampaikan rencana-rencana mereka untuk meredakan krisis, tetapi tidak setuju dengan apa yang telah menyebabkan hal itu.
Dia menegaskan keyakinan Rusia bahwa federalisme di Ukraina akan menjadi kunci untuk menemukan solusi Ukraina.
"Kami menyatakan posisi yang berbeda berdasarkan alasan-alasan krisis Ukraina" Kata Lavrov.
"Namun demikian kita sepakat mengenai perlunya untuk menemukan poin-poin kesepakatan guna mencapai sikap bersama untuk menyelesaikan krisis diplomatik ini," kata Lavrov kepada wartawan.
Dalam pandangan Rusia, solusi semacam ini akan melibatkan Ukraina menjadi negara bagian federal dan menjamin hak-hak minoritas warga Rusia, kata Lavrov menjelaskan.
"Kami yakin federalisme itu adalah unsur yang sangat penting dari reformasi konstitusi (yang harus dilaksanakan Kiev)," katanya.
"Kita harus menemukan konsensus, kompromi di antara wilayah-wilayah Ukraina.
"Terserah kepada rakyat Ukraina untuk menyelesaikan masalah ini. Otoritas di Kiev membentuk kondisi yang sama di tiap wilayah untuk berpartisipasi dalam sebuah proses reformasi konstitusi.
"Kami setuju (dengan AS) untuk bekerja dengan pemerintah Ukraina dan rakyat Ukraina dalam arti yang luas untuk memungkinkan tindakan-tindakan yang akan diambil di bidang-bidang prioritas, seperti: menjamin menghormati hak-hak minoritas, hak menggunakan bahasa, pembongkaran pasukan swasta dan para provokator serta pencapaian proses inklusif reformasi konstitusi." (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Zigo Rolanda : Pemulihan bencana tidak hanya harus cepat tapi juga harus terukur
28 January 2026 12:29 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018