Kemenperin Dorong UMKM Bersaing dengan Produk Luar
Kamis, 27 Maret 2014 22:58 WIB
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis ketika meninjau outlet pengrajin di pondok promosi UMKM, Kamis (27/3)
Padang Panjang, (Antara) - Kementerian Perindustrian terus mendorong kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar terus berkembang dan bisa bersaing dengan produk-produk yang berasal dari luar.
"Dorongan yang diberikan Kemenperin karena kegiatan UMKM tidak terpengaruh oleh krisis ekonomi yang melanda Indonesia beberapa waktu lalu," kata Staf Ahli Bidang Pemasaran dan Produksi Dalam Negeri Kementerian Perindustrian Ferry Yahya ketika meresmikan pemakaian Pondok Design dan Promosi UMKM Kota Padang Panjang, Kamis.
Dia mengatakan, pondok promosi dan pusat desain yang diresmikan itu juga merupakan salah satu bentuk dukungan bagi pelaku usaha di Kota Padang Panjang agar bisa bertahan di era globalisasi itu.
"Gedung ini merupakan sarana bagi pelaku usaha di Padang Panjang untuk bisa lebih kreatif lagi dalam memproduksi berbagai bentuk kerajinan," katanya.
Feri Yahya yang berasal dari Agam itu, juga memiliki historis semasa kecil dengan Kota Padang Panjang. Dimana, dirinya masih ingat kalau ke Kota yang berjuluk "Serambi Mekah" itu akan menemui pengerajin-pengerajin kulit yang tersebar di berbagai penjuru kota.
Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis mengemukakan salah satu produk unggulan dari daerah setempat yakninya aneka kerajinan kulit. Dimana, pengerajin-pengerajin kulit yang ada telah mampu membuat berbagai macam tas, sepatu, ikat pinggang serta aneka kerajinan kulit lainnya yang telah dipasarkan hingga keluar daerah.
"Kita menjadikan kerajinan kulit sebagai salah satu produk unggulan dari Padang Panjang, hal ini juga ditunjang dengan keberadaan UPTD Pengolahan Kulit yang telah beroperasi sejak tahun 2010 silam. Kedepannya, usaha ini akan terus kita tingkatkan apalagi kita juga telah memiliki pondok design dan promosi UMKM ini," sebutnya.
Kepala Dinas UMKM dan Koperindag Kota Padangpanjang Reflis menyebutkan, pondok design dan promosi UMKM ini biaya pembangunannya berasal dari kerjasama antara Pemko Padangpanjang berupa pengadaan tanah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk gedung dan Kementrian Perindustrian untuk peralatan-peralatan yang dibutuhkan.
"Nantinya, tempat ini akan digunakan sebagai lokasi workshop produk-produk kerajinan sekaligus outlet-outlet untuk memasarkan hasil pengerajin kita," katanya. (**/ben)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wawako Sawahlunto dorong penguatan pendidikan Al-Quran berbasis pemahaman nilai
30 January 2026 8:52 WIB
Bulan K3 Nasional 2026, PT Semen Padang dorong kesehatan optimal pekerja tambang
29 January 2026 11:43 WIB
Pendampingan psikososial dan spiritual dorong ketangguhan penyintas banjir bandang di Padang
28 January 2026 11:28 WIB
Penerapan teknologi budidaya dan hilirisasi padi dorong kemandirian petani di Nagari Aie Tajun
24 January 2026 12:05 WIB