Polisi Peru Tahan 23 Orang Terkait Bentrokan Tambang
Kamis, 27 Maret 2014 12:10 WIB
Lima, (Antara/AFP) - Polisi bentrok dengan penambang liar di Ibu kota Peru, Rabu, menyemprot mereka dengan gas air mata dan menangkap 23 orang setelah para demonstran yang menginginkan rencana penambangan pemerintah melempari batu.
Peru, di mana pertambangan tumbuh menjadi industri terbesar, diperkirakan memiliki 70.000 penambang tak resmi atau liar.
Mereka bekerja tanpa perusahaan dan, dengan ember dan tangan, mencoba peruntungan untuk mereka sendiri.
Pemerintah Presiden Ollanta Humala sekarang ingin mengakhiri pertambangan "informal" itu, praktik yang telah berlangsung sejak lama.
Para penambang tanpa pelatihan dipersalahkan terhadap meluasnya penggunaan bahan kimia beracun yang mencemari sungai-sungai di mana penduduk bergantung untuk air minum.
Sementara pemerintah telah memutus penawaran yang berusaha meningkatkan pelatihan dan membantu para penambang untuk mendapatkan pekerjaan, yang tidak dilakukan seperti pada pekerja-pekerja di daerah Puno dan Madre de Dios.
Sehubungan dengan itu, para demonstran berbaris ke Kongres di Lima. Namun polisi memblokir para penambang itu - yang berkumpul di dekat Istana Negara - dari target mereka, dan menangkap 20 pria
dan tiga perempuan di antara mereka. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Makam kuno Inca ditemukan di bawah tanah sebuah rumah di ibu kota Peru Lima
23 June 2022 7:56 WIB, 2022
Selamatkan penalti terakhir, Australia lolos Piala Dunia usai kalahkan Peru
14 June 2022 6:30 WIB, 2022
Singkirkan UEA, Australia akan hadapi Peru untuk pastikan tiket ke Qatar 2022
08 June 2022 6:51 WIB, 2022
Edison Flores jaga peluang Peru lolos putaran final Piala Dunia Qatar
29 January 2022 7:31 WIB, 2022
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018