14 Anak Diduga Keracunan Makanan
Selasa, 25 Maret 2014 19:42 WIB
Manado, (Antara) - Sebanyak 14 anak di Kelurahan Sindulang I, Kecamatan Singkil, Kota Manado, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat Malalayang, diduga mengalami keracunan makanan mie.
Femmy Kadir, salah satu orang tua korban di Manado, Selasa, mengatakan, terpaksa anaknya harus di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
"Anak saya, Fatma Patamani, 10 tahun antara lain mengalami muntah-muntah dan diare serta sakit bagian dada," kata Femmy.
Menurut Femmy, kondisi ini terjadi diduga karena mengkomsumsi makanan mie yang dibeli anaknya.
Mie tersebut dimakan kemarin, Senin (24/3) sekitar pukul 15.00.
"Nanti hari ini baru mengalami gejala gangguan kesehatan tersebut dan harus dilarikan ke rumah sakit. Saat tiba di rumah sakit sudah ada anak-anak lain yang mengalami gangguan sama diduga karena mengkomsumsi mie tersebut," katanya.
Dia menambahkan, saat datang ke rumah sakit tersebut, anaknya langsung mendapatkan perawatan dari tenaga medis.
"Anak saya diberikan infus," kata Femmy.
Rizka Irawati, 12 tahun salah seorang korban mengatakan, kemarin makan mie masak yang dibeli dengan harga Rp1.000
Selain dirinya, terdapat juga teman-teman lainnya membeli makanan tersebut.
"Tadi terasa mual-mual dan sakit bagian dada," kata Rizka.
Pantauan lapangan, sejumlah anak-anak tersebut mendapatkan perawatan secara intensif, di ruang Irene E Rumah Sakit Umum Pusat Malalayang Manado. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polres-Pemkab Pasaman Barat tingkatkan penyuluhan cegah kekerasan perempuan dan anak
11 February 2026 19:49 WIB
Mahasiswa KKN Kebencanaan Unand edukasi sikat gigi dan cuci tangan pada anak TK Koto Tuo
04 February 2026 10:31 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018