Presiden Carter Kirim Surat Lewat Pos untuk Hindari NSA
Senin, 24 Maret 2014 6:43 WIB
Washington (Antara/AFP) - Mantan presiden Amerika Serikat Jimmy Carter mengakui bahwa ia selama ini menggunakan layanan pos dalam mengirim surat untuk menghindari pengamatan Badan Keamanan Nasional AS (NSA).
Ia juga menganggap metode-metode pengamatan itu telah disalahgunakan.
"Ketika saya ingin berkomunikasi dengan pemimpin asing secara pribadi, saya mengetik atau menulis surat sendiri, membawanya ke kantor pos dan mengirimkannya," kata Carter sambil tertawa ketika menjawab pertanyaan dalam program stasiun televisi NBC, "Meet the Press".
"Saya merasa bahwa komunikasi saya kemungkinan diawasi," katanya dalam acara yang ditayangkan hari Minggu itu.
Setumpuk dokumen yang dibocorkan oleh bekas pegawai kontrak NSA Edward Snowden telah menyulut kemarahan di Amerika Serikat maupun luar negeri tentang kemampuan luas AS dalam menjalankan program intelijen.
Para pejabat melancarkan pembelaan dengan mengatakan bahwa metode-metode tersebut penting digunakan agar dapat mengagalkan serangan teror, namun Presiden Barack Obama telah memerintahkan dilakukannya reformasi setelah terjadinya pembocoran dokumen.
Ketika ditanya apakah program itu diperlukan, Carter mengatakan bahwa program telah "diliberalisasi sedemikian rupa, dan menurut saya, telah disalahgunakan oleh badan-badan intelijen kita sendiri."
"Saya yakin, jika saya mengirim surat elektronik, (surat) itu akan dimonitor," katanya. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Vince Carter nyatakan siap main untuk pecahkan rekor penampilan musim ke-22
01 May 2019 6:06 WIB, 2019
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018