Jakarta, (ANTARA) - Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim memuji cetak biru "Presiden's Emergency Plan for AIDS Relief" (PEPFAR) yang dikeluarkan oleh pemerintahan Presiden AS Barack Obama, terkait upaya menciptakan generasi bebas AIDS. "Cetak biru ini adalah langkah besar ke depan dalam merealisasikan visi bersama-sama akan dunia yang bebas dari AIDS dan kemiskinan," kata Jim Yong Kim dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu. Menurut Jim, kepemimpinan AS dalam peperangan global melawan AIDS saat ini telah dan tetap menjadi sesuatu hal yang penting demikian pula dengan cetak biru PEPFAR tersebut. Dengan cetak biru itu, ujar dia, maka hal tersebut juga akan menjadi sumber yang sangat penting untuk menolong negara-negara termasuk lembaga keuangan multilateral seperti Bank Dunia untuk membuat pilihan tepat dan langkah yang diperlukan untuk menghentikan AIDS. Dalam mendukung PEPFAR, Bank Dunia bakal meningkatkan kolaborasinya dengan pemerintahan AS untuk membantu negara-negara dalam menentukan skala mana yang paling efektif dan efisien untuk membuat program intervensi AIDS. Selain itu, kerja sama Bank Dunia-AS juga akan dilaksanakan dalam membangun sistem keshatan yang kuat yang dibutuhkan untuk prevensi, pengobatan, dan perawatan terhadap AIDS secara berkelanjutan. Dukungan tersebut mencakup pada peningkatan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan dari intervensi HIV yang menjadi kunci dalam penerapan cetak biru tersebut. Sebagaimana diketahui, Bank Dunia menawarkan dukungan finansial, pengetahuan, dan teknis untuk negara-negara berkembang untuk program pencegahan penyebaran HIV baru serta pengobatan dan perawatan bagi orang yang terkena HIV. Sejak 1989, Bank Dunia telah membiayai terkait HIV/AIDS dengan total sebesar 4,6 miliar dolar AS, termasuk 1,8 miliar dolar AS dalam tahun fiskal 2012 ini. Selain itu, Bank Dunia juga salah satu dari 11 lembaga pemberi sponsor UNAIDS serta membantu membagi respons global terkait HIV/AIDS dengan bermitra bersama pemerintahan, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta. (*/jno)