Diplomat Senior AS Berkunjung ke Ukraina
Selasa, 25 Februari 2014 7:38 WIB
Washington, (Antara/AFP) - Diplomat Amerika Serikat kedua paling senior, Wakil Menteri Luar Negeri William Burns, akan mengunjungi Kiev Selasa untuk mendukung kepemimpinan baru Ukraina dan menyerukan untuk segera melakukan reformasi politik dan ekonomi.
Pengumuman Senin membuat Burns peringkat tertinggi utusan Washington yang akan melakukan perjalanan ke negara yang dilanda krisis sejak Asisten Menteri Luar Negeri AS Victoria Nuland bertemu dengan pengunjuk rasa anti-pemerintah Desember.
Kunjungan n pertama kali disebutkan oleh seorang diplomat AS pada Jumat, menunjukkan hal itu direncanakan sebelum akhir pekan yang kacau, yang menunjukkan sekarang menggulingkan Presiden Viktor
Yanukovych yang kini sedang bersembunyi.
Tidak ada kunjungan pejabat tinggi AS di republik bekas-Soviet selama beberapa hari atau pekan lalu, ketika tiga bulan protes atas keputusan Yanukovych untuk menolak pakta bersejarah dengan Uni Eropa dan cenderung untuk mendukung hubungan lebih dekat dengan Rusia memuncak dalam hari-hari pembantaian.
Di Kiev, Burns "akan berkonsultasi dengan para pemimpin penting Ukraina, masyarakat bisnis, dan masyarakat sipil mengenai dukungan AS terhadap upaya Ukraina untuk mengamankan stabilitas, demokrasi, inklusif, dan masa depan yang sejahtera," kata Departemen Luar Negeri.
Selama kunjugannya Selasa hingga Rabu, Burns akan bertemu dengan penjabat presiden Oleksandr Turchynov, dan dengan para pejabat lainnya.
Burns "akan mendesak segera pembentukan pemerintah persatuan nasional yang mewakili beragam pemangku kepentingan di wacana politik domestik Ukraina, dan mendorong langkah-langkah segera untuk melakukan reformasi penting yang diperlukan untuk memulihkan kesehatan politik dan ekonomi Ukraina," menurut Departemen Luar Negeri.
Ukraina telah pulih dari kedua krisis politik dan keuangan yang
mengancam akan memecah bangsa 46 juta jiwa antara yang pro-Barat dan
bergabung lagi dengan Rusia, dan membawa kegagalan yang menghancurkan.
Burns akan didampingi perwakilan dari Departemen Keuangan dan Nasional Dewan Ekonomi "yang akan bekerja di konser dengan mitranya seperti Uni Eropa dan IMF (Dana Moneter Internasional) untuk membahas dukungan keuangan yang diperlukan, sementara pemerintah baru
menerapkan langkah-langkah sulit yang diperlukan untuk reformasi ekonomi."
Pada Senin, Ukraina meminta 35 miliar dola AS dalam bantuan Barat yang mengeluarkan perintah penangkapan terhadap Yanukovych, sera menuduh dia "pembunuhan massal."
Bentrokan antara tentara pemerintah dan pengunjuk rasa pekan lalu menyebabkan hampir 100 tewas.
Sementara itu, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Catherine Ashton tiba di Kiev untuk kunjungan dua hari ketika Moskow mengecam tim baru reformis Kiev sebagai tidak sah. (*/sun)
Pewarta : 22
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Sosok Yudesri, birokrat senior dari Lubuk Sikaping abdikan diri dikampung halaman
07 September 2025 21:23 WIB
Penari bereksperimen dengan plastik pada pertunjukan tari Diam adalah Siksa
07 September 2025 15:33 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018