Pemberontak Tewaskan 21 Warga di Desa Alawit Suriah
Senin, 10 Februari 2014 17:37 WIB
Beirut, (Antara/AFP) - Gerilyawan oposisi dari brigade Islam menewaskan sedikitnya 21 warga dan 20 pejuang pendukung pemerintah di desa Alawit di Provinsi Hama, Suriah.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, kelompok pemantau berpusat di Inggris, Senin, mengatakan pejuang brigade Islam, termasuk Jund al-Aqsa, berada di balik kematian di Desa Maan, Suriah tengah, pada Minggu.
Direktur Observatorium Rami Abdel Rahman mengatakan tidak ada rincian langsung tentang bagaimana warga sipil itu tewas, tetapi menambahkan bahwa setidaknya 10 dari mereka tampaknya dari satu keluarga.
Kelompok itu mengatakan, sedikitnya 20 anggota Angkatan Pertahanan Nasional, satu milisi pro-rezim, tewas dalam serangan itu.
Sebuah video yang diunggah di situs YouTube, konon diproduksi oleh Jund al-Aqsa, menunjukkan pasukannya bergerak ke desa dan mulai membakar.
Video, berjudul "pembebasan Desa Maan," menunjukkan peningkatan tempur bendera hitam yang sering dikaitkan dengan kelompok Islam garis keras di atas sebuah tower komunikasi.
Seorang pria mengenakan celana loreng dan kemeja ditampilkan tergeletak di tanah, dada atas tubuhnya berlumuran darah, dan para pejuang terlihat memuat amunisi tangkapan ke dalam truk.
Tidak ada rekaman kematian warga sipil yang dilaporkan.
Presiden Suriah Bashar al-Assad adalah anggota minoritas Alawit, yang merupakan cabang dari Islam Syiah.
Pemberontakan terhadap dirinya didominasi oleh Muslim Sunni dan telah menarik jumlah besar kelompok garis keras, yang menganggap Muslim non-Sunni adalah kafir. (*/jno)
Pewarta : 172
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Utang motor sebabkan pengeroyokan hingga tewaskan penagih hutang di Kalibata
12 December 2025 8:16 WIB
Terpopuler - Berita
Lihat Juga
Komitmen BNI dukung Sumbar menuju destinasi wisata dunia, kucurkan Rp2,2 miliar
08 February 2018 12:50 WIB, 2018
BNI hadir sebagai penyalur program Indonesia pintar di Dharmasraya dan Solok
07 February 2018 20:36 WIB, 2018
59 nagari di Sijunjung Berkomitmen capai 100 persen ODF hingga 2019
06 February 2018 20:39 WIB, 2018